Simalungun – Media Berantas Kriminal | Sungguh miris di kepemimpinan Parulian Manik, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tanah Jawa Balimbingan, Kec. Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Prov. Sumatera Utara, disaat hari Senin yang sejatinya merupakan hari sakral di setiap sekolah melaksanakan upacara bendera.
Justru, Sekolah SMA Negeri 1 Tanah Jawa Balimbingan disinyalir tidak melaksanakan upacara bendera, terlihat pada Hari Senin (25/07/2022) kemarin tidak mengibarkan bendera sang saka merah putih, yang merupakan lambang dari kemerdekaan Indonesia di halaman sekolah.
Hal ini pun sontak, jiwa nasionalisme para pejabat pemerintahan tampaknya patut dipertanyakan?. Apakah, hanya masyarakat umum dengan bangga dengan bendera merah putih, sebagai wujud rasa patriotisme.

Namun, berbanding terbalik di Sekolah SMA Negeri 1 Tanah Jawa Balimbingan Parulian Manik, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tanah Jawa Balimbingan, yang justru malah diduga terkesan tidak perduli.
Pasalnya, ini dibuktikan, pada hari Senin (25/07/2022) kemarin awak media ini saat berada di sekolah yang tidak memasang bendera merah putih.
Hasil pantauan awak media, Sekolah SMA Negeri 1 Tanah Jawa Balimbingan tidak memasang bendera terlihat nyata.
“Sangat menyayangkan hal ini, tidak sepatutnya di lingkungan sekolah tidak memasang bendera merah putih. Hal ini, sudah memberi contoh yang tidak baik bagi kehidupan berbangsa dan bernegara kepada siswa/i anak didik di sekolah itu.
“Kondisi ini juga, menunjukkan lemahnya kepemimpinan Parulian Manik, selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tanah Jawa Balimbingan, yang tidak mampu mengawasi bawahannya dalam menjaga dan merawat jiwa nasionalisme.
Reporter : Poltak Simanjuntak
Editor : Heri Kurniawan

More Stories
Diduga Kepala Sekolah SD Negeri 18 Bagan Bilah di Kecamatan Panai Tengah, Labuhanbatu Tidak Transparan Tentang Penggunaan Dana Bos yang Dikelolahnya
Acara Temu Sambut Santriwan/Santriwati yang Baru di Pesantren Modern Nur Al-Anshar
Ketua TP PKK Dairi Bagikan Tablet Tambah Darah Untuk Remaja Putri di SMP Negeri 2 Sidikalang Dalam Gerakan Aksi Bergizi