LABURA, Mediaberantaskriminal.com – Gerakan Pemuda Peduli Pembangunan (GP3) Kabupaten Labuhanbatu Utara (labura, melakukan unjuk rasa di Kantor Bupati Labuhanbatu Utara (labura), Kamis (27/10/22). Aspirasi yang disampaikan, dimulai dari masalah infrastruktur jalan 4 (empat) Kecamatan, pengoperasian penyeberangan panton Kuala Bangka, dan pembatasan truck angkutan.
Atas hal tersebut, sikap tegas, berani dan mempercayai demonstran ditunjukkan oleh Bupati Labura, Hendriyanto Sitorus, SE, MM, di dampingi Wakil Bupati H. Samsul Tanjung, ST, MH, dan Sekda H. Muhammad Suib, S.Pd, MM, dengan mendatangi langsung pendemo.
Dalam suasana santai sambil duduk bersila di jalan masuk menuju kantor bupati, Hendriyanto secara gamblang menegaskan bahwa dirinya menampung dan akan segera menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan oleh pemuda dan masyarakat dari 4 Kecamatan tersebut.
“Kita kawal bersama, kalau hal ini di setujui, di tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara telah mengusulkan sekitar 77 milyar untuk peningkatan jalan Kecamatan Kualuh Hilir dan Kualuh leidong”, tegas Bupati.
Ternyata ungkapan ini tidak membuat pendemo puas dan meminta Bupati Labuhanbatu Utara untuk mengambil kebijakan demi kelangsungan petani dan masyarakat menjelang natal dan tahun baru 2023.
“Baik, demi kesejahteraan masyarakat Labuhanbatu Utara, kita akan memperbaiki jalan yang viral di Paret Alam Desa Sonomartani Kecamatan Kualuh Hulu Non APBD, guna menyambut perayaan natal dan tahun baru 2023”, sebut Bupati di hadapan pendemo.

Bahkan, pernyataannya ditegaskan dengan penandatanganan kesepakatan yang disodorkan oleh pendemo juga nota kesepahaman yang di sampaikan dari Pemerintah dan DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara tentang perbaiakan jalan.
(E.Dasopang)


More Stories
Pengukuhan Pengurus dan Muskercab PKB Toba Periode 2026-2031 Digelar, dan Targetkan Enam Kursi pada Pemilu 2029, Masinton Sirait Tekankan Konsolidasi Kader
Ketua DPRD Toba Frans Hendrik Tambunan Pimpin Reses Masa Sidang Ketiga DPRD Dapil I Balige-Tampahan, Serap Aspirasi Masyarakat untuk Pembangunan Kabupaten Toba
PAD Alat Berat Kabupaten Toba Capai 70%, Penggunaan Diutamakan untuk Bantuan kepada Masyarakat