Pakpak Bharat – Media Berantas Kriminal | Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor mengatakan, bahwa keberhasilan putra/putri Pakpak Bharat menembus berbagai sekolah favorit di Negeri ini harus dijadikan sebagai sebuah motivasi bagi upaya perbaikan kualitas dan mutu pendidikan di kabupaten ini.
Harus kita jadikan sebagai cambuk besar, sebagai loncatan bagi kemajuan pendidikan kita, anak-anak ini, mereka adalah generasi emas Pakpak Bharat yang harus kita persiapkan dari sejak dini, supaya kelak mereka mampu dan unggul dalam segala hal, demikian pesan Franc Bernhard Tumanggor di SMP N 1 Salak.
Franc, demikian dia sering disapa, datang ke SMP N 1 Salak untuk menyerahkan Beasiswa Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, bagi 13 orang pelajar asal Sekolah ini yang diterima di SMA Plus Matauli, Pandan, Tapanuli Tengah.
Selamat untuk semua anak-anak yang telah menerima beasiswa ini, saya bangga dengan kalian, ucap Bupati.
Ketiga belas putra/putri terbaik Pakpak Bharat ini, masing-masing berhak mendapatkan Beasiswa pendidikan sebesar Rp.20.000.000,- pertahun selama mengikuti pendidikan di sana.
Kepala Dinas Pendidikan Pakpak Bharat, Manihar Tumanggor, M.Pd bersama Kepala Sekolah SMP N 1 Salak, Tumpak Banurea, S.Th menjelaskan, total empat belas siswa/siswi asal Sekolah ini telah mendapatkan beasiswa ini, dimana satu diantaranya tengah menuntut ilmu di SMA Plus Soposurung, Balige.
Ini sebuah prestasi besar bagi Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, dibawah kepemimpinan Bapak Bupati, Bapak Franc Benrhard Tumanggor yang melihat betapa memprihatinkannya kondisi pendidikan kita, ini yang patut kita syukuri dan kita harus merasa bangga,” jelas Manihar Tumanggor.
Reporter : Alferin Padang
Editor : Hengky


More Stories
Pengukuhan Pengurus dan Muskercab PKB Toba Periode 2026-2031 Digelar, dan Targetkan Enam Kursi pada Pemilu 2029, Masinton Sirait Tekankan Konsolidasi Kader
Ketua DPRD Toba Frans Hendrik Tambunan Pimpin Reses Masa Sidang Ketiga DPRD Dapil I Balige-Tampahan, Serap Aspirasi Masyarakat untuk Pembangunan Kabupaten Toba
PAD Alat Berat Kabupaten Toba Capai 70%, Penggunaan Diutamakan untuk Bantuan kepada Masyarakat