Labura, Mediaberantaskriminal.com – PT.TAN (Tari Agro Nabati) Yang berada Di Desa Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), tebar benih ikan di Sungai Aek Pidong Desa Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labura, Provinsi Sumatera Utara. Pelepasan benih ikan dilakukan bersama Pemerintah Desa, Masyarakat dan Nelayan setempat, Senin (4/9/23).
Perwakilan Perusahaan PT.TAN, Jhoni Tanoto didampingi KTU Arvin mengatakan, kegiatan (restocking) penebaran 6000 ekor benih ikan tersebut merupakan upaya untuk menjaga ekosistem dan menambah populasi ikan sungai di perairan Aek Pidong Desa Terang Bulan.
“Bantuan pelepas liarkan 6000 ekor benih ikan ini dilakukan Sebagai bentuk kepedulian Perusahaan terhadap warga masyarakat Nelayan sekitar. Dan ini juga merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilaksanakan PT.TAN,” ujarnya.
Jhoni, menambahkan, Restocking merupakan penebaran benih ikan sebagai salah satu upaya mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai ekosistem akuatik yang seimbang. Restocking diharapkan dapat meningkatkan stok populasi ikan di perairan umum.
“Ini bentuk dukungan kita dalam menjaga kelestarian ekosistem lingkungan, khususnya di sungai Aek Pidong Desa Terang Bulan. Selain itu juga sebagai bentuk upaya kita dalam berkomitmen membantu masyarakat,” terangnya.
Kepala Desa Terang Bulan, Ali Bakti Ritonga, melalui Sekretaris Desa, Tiopan Munthe sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada PT.TAN, yang menjadikan kegiatan restocking ini sebagai upaya melestarikan sumber daya ikan di perairan umum.
“Semoga kedepannya tetap bisa dilaksanakan dengan jumlah yang lebih banyak, dan semakin banyak lagi pihak swasta yang ikut berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Tiopan.
Selain itu, juga untuk melestarikan keanekaragaman Sumber Daya ikan di perairan umum. Serta untuk meningkatkan produksi ikan di perairan umum, guna pemenuhan gizi dan mencegah Stunting bagi masyarakat. Terlebih juga untuk meningkatkan pendapatan masyarakat atau nelayan di sekitar perairan umum. Tambahnya mengakhiri pembicaraan.

Pada kesempatan itu, Masyarakat Desa sebagai Nelayan, yang namanya tidak mau dituliskan media ini juga sangat berharap kepada masyarakat agar ikut berperan menjaga kelestarian perairan umum, dengan tidak menyetrum dan meracun di sungai. “Semoga ikan yang ditebar dapat berkembang biak dan hasilnya dapat dinikmati masyarakat,” harapnya.
Harapan yang sama juga disampaikan M.Nur Sipahutar sebagai Aktivis Penggiat Lingkungan Labura, bahwa ekosistem ikan ini harus bisa tetap terjaga. Supaya masyarakat juga bisa menjaga keaslian alam dan ikan bisa bertumbuh dengan baik.
“Saya berharap ribuan benih ikan yang di lepas ini bisa bertahan dengan baik dan nantinya bisa dimanfaatkan oleh warga masyarakat nelayan sekitar,” ucap Nur Sipahutar.
(Liputan : Tim)


More Stories
Ketua DPRD Toba Frans Hendrik Tambunan Pimpin Reses Masa Sidang Ketiga DPRD Dapil I Balige-Tampahan, Serap Aspirasi Masyarakat untuk Pembangunan Kabupaten Toba
PAD Alat Berat Kabupaten Toba Capai 70%, Penggunaan Diutamakan untuk Bantuan kepada Masyarakat
Bappenda Toba Dorong Warga Masyarakat untuk Membangun “Budaya Tertib bayar Pajak “