JAMBI, Media Berantas Kriminal – Sekolah SMP Negeri 4 yang terletak di Kecamatan Merlung Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), memperkatat sistim pendidikan nya dengan cara memagar keliling sekolah dan pintu sekolah tertutup pintu besi dengan sangat rapat nya.
Sehingga siswa dan siswi SMP Negeri tersebut sangat mengeluh dan kecewa, sehingga mereka tidak bisa membeli alat-alat tulis dan jajanan di luar.
Di temui oleh Team dari Media Berantas Kriminal, salah seorang siswa Berinisial AR mengatakan kami sangat kecewa dengan Peraturan di sekolah ini,” ucapnya.
“Untuk mengisi perut aja dengan selera kami tidak bisa tercapai dan kami hanya di perbolehkan jajan di dalam lingkup sekolah yang sudah di beri izin oleh pihak sekolah untuk berjualan di dalam.
Sedangkan jajanan dan keperluan kami di sekolah tidak ada di dalam sekolah seperti penjara pendidikan yang kami rasakan,” ucap salah satu murid SMPN tersebut.
Team Media Berantas Kriminal konfirmasi dan menemui kepala sekolah SMP Negeri tersebut tidak bisa masuk dan tidak dapat menemui pihak sekolah dengan ketat nya penjagaan yang melebihi dari Penjara sampai pintu besi jalan masuk ke sekolah di pasang Gembok.
Kepada Kepala Dinas Pendidikan Kab.Tanjung Jabung Barat dan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi agar dapat menindak tegas terhadap sekolah tersebut, yang di perbolehkan bejualan hanya di dalam sekolah dan yang di luar pagar sekolah, pedagang jajanan mata pencariannya ditutup pihak sekolah.
Reporter : Adi Sutrisno
Editor : Her/RED


More Stories
Pengukuhan Pengurus dan Muskercab PKB Toba Periode 2026-2031 Digelar, dan Targetkan Enam Kursi pada Pemilu 2029, Masinton Sirait Tekankan Konsolidasi Kader
Ketua DPRD Toba Frans Hendrik Tambunan Pimpin Reses Masa Sidang Ketiga DPRD Dapil I Balige-Tampahan, Serap Aspirasi Masyarakat untuk Pembangunan Kabupaten Toba
PAD Alat Berat Kabupaten Toba Capai 70%, Penggunaan Diutamakan untuk Bantuan kepada Masyarakat