Selasa , 21-Juli-2026

Kepling di Kelurahan Karang Berombak Dihajar 2 Pelaku Pencurian, Saat Tegur Maling Gendong Lemari di Rumah Kosong

MEDAN, mediaberantaskriminal.com – Rudi Purnomo, Kepling XI Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat mengalami luka setelah upayanya menggagalkan dugaan pencurian di salah satu rumah kosong di Lingkungan IX, mendapat perlawanan dari dua pelaku.

Ditemui di kantor Lurah Karang Berombak, Rudi mengatakan peristiwa itu terjadi, Jumat (17/07/2026). Saat itu Rudi mendapat informasi dari warganya bahwa telah terjadi dugaan pencurian di salah satu rumah kosong di lingkungan IX. Mendapat informasi itu, ia langsung ke lokasi.

“Saya menerima laporan dari warga bahwasannya ada dua orang, diduga mencuri si rumah kosong gitu kan. Kebetulan itu lingkungan sembilan, saya kepling sebelas. Kebetulan itu bersebelahan atau perbatasan lingkungannya,” ujarnya, Senin (20/07/2026).

Setibanya di lokasi, Rudi menemui warga yang melapor tersebut. Saat itu ia melihat langsung dua terduga pelaku sedang mengangkut sebuah lemari dari rumah kosong yang dimaksud.

“Pas saya di situ mereka lewat bopong lemari dari rumah kosong itu. Di situ saya kejar dan saya suruh berhenti. Maksudnya saya mau tanyain. Bukan mau memukulin,” katanya.

Merasa tak nyaman dengan kehadiran kepling, kedua pelaku meninggalkan lemari dan pergi. Sembari mengejar, Rudi menjelaskan perbuatan keduanya salah. Ia pun meminta keduanya berhenti dan ikut ke kantor Lurah agar dinasehati.

“Di situ saya persuasif, tidak ada langsung mukul atau apa. Maksudnya biar dinasehatin biar nggak ngulangi lagi. Karena mereka jalan terus saya teriak maling dan minta tolong warga,” ucapnya.

Teriakan Rudi ternyata membuat keduanya risih. Di salah satu gang tak jauh dari lokasi pencurian, salah satu pelaku hendak melakukan penyerangan dengan melempar batu. “Di situ saya berhenti sebentar. Terus saya kejar lagi sampai di Gang Kartini. Di situ lah kami bergelut,” tuturnya.

Dari pergumulan itu, Rudi mengaku mendapat luka pukulan martil di bagian perut. Selain itu, bahu Rudi juga terkena pukulan batu dari pelaku lainnya.

“Waktu satu saya piting, yang satu ngambil batu. Dia mau nyerang saya. Saya lepas pitingan, saya lindungi kepala saya karena dia mau menghantam pakai batu. Di situ lah kena bahu saya,” katanya.

Usai kejadian itu, Rudi mengaku telah membuat laporan ke Polsek Medan Barat. Ia juga mengaku telah melakukan visum. Ia berharap pelaku segera ditangkap agar tidak melakukan hal yang sama di lingkungan tersebut.

“Nah di video viral itu banyak yang komen kenapa warga tidak membantu. Saya juga marah sama warga, padahal sudah jelas saya bilang mereka maling dan saya kepling. Setelah saya telusuri, kedua pelaku itu ternyata warga sekitar,” ujarnya.

Reporter: Maryono
Editor: Her/red

 

 

About Author