MEDAN, mediaberantaskriminal.com – Peristiwa ledakan di komplek perumahan Grand Polonia, di Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Senin (20/06/2026) menggegerkan masyarakat sekitar.
Amatan wartawan, akibat terjadinya ledakan sekitar pukul 15.30 WIB membuat satu unit rumah berwana putih itu porak-poranda.
Pascakejadian ledakan ini, tim gabungan tampak masih bersiaga di sekitar lokasi perumahan mewah ini hingga malam hari.
Hingga pukul 21.30 WIB, tim masih berupaya melakukan proses evakuasi di bangunan yang tampak sudah hancur lebur itu.
Informasi yang didapat, hingga saat ini dikabarkan masih ada beberapa orang yang diperkirakan masih ada di dalam bangunan rumah tersebut.
Empat Orang Terjebak
Menurut keterangan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, berdasarkan informasi yang ia dapat di dalam bangunan tersebut masih ada empat orang yang terjebak.
“Di dalam masih ada empat orang. Yang terdiri dari dari satu orang istri pemilik rumah dan tiga orang Asisten Rumah Tangga (ART),” ujar Calvijn.
Pantauan di lokasi, sejumlah unit alat berat untuk membantu mempercepat jalannya ptoses evakuasi juga sudah disiagakan.
Mulai dari truk ladder atau tangga pemadam kebakaran, serta beberapa unit alat berat lainnya.
Tim berupaya masuk ke dalam bangunan yang tampak kondisinya cukup rentan ambruk ini.
Lurah Suka Damai, Ibnu Fahreza, mengungkapkan bahwa pemilik rumah bernomor 3B tersebut berinisial CH.
“Pemilik rumah berinisal CH. Cuma posisi pemiliknya enggak di Medan, lagi berada di Jakarta,” ujar Ibnu Fahreza, saat ditemui, Senin (20/07/2026).
Meskipun pemiliknya berada di luar kota, rumah tersebut ditempati oleh orang tua, istri, anak-anak, dan asisten rumah tangga.
Keluarga tersebut diketahui telah menghuni rumah itu sejak tahun 2017.
“Mereka sudah lama tinggal di sini. Pastinya. Dari tahun 2017 sudah di sini,” jelasnya.
Ibnu menambahkan bahwa kawasan Komplek Grand Polonia merupakan area perumahan mewah dengan fasilitas modern.
Seluruh fasilitas seperti gas, listrik, dan fiber optik ditanam di awah tanah sehingga tidak ada kabel yang menjuntai di udara.
“Di sini gas tanam PGN. Jadi semua serba ditanam. Listrik ditanam, fiber optik pun ditanam. Makanya enggak ada yang menjuntai kabelnya,” tuturnya.
Tim gabung melakukan evakuasi rumah elite yang rusak parah di Kompleks Grand Polonia Medan.
Tim gabung tersebut terdiri dari pemadam kebakaran Kota Medan, Brimob, Polda Sumut serta TNI melakukan evakuasi dengan menerjunkan alat berat untuk mengevakuasi korban yang masih terjebak didalam rumah elite bernomor 3B di Jalan Perhubungan, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia
Sementara itu, terlihat petugas gabung melakukan evakuasi memindahkan mobil mewah tersebut. Kemudian alat berat beko juga diterjunkan untuk mengeserkan bangunan balkon yang roboh ke bawah.
Sedangkan seluruh isi rumah tersebut berhamburan berserakan di area lokasi dan mengenai beberapa rumah serta mobil terdampak yang berada di depan rumah bernomor 3B.
Barang yang berserakan itu terdiri dari pakaian, meja, kusen jendela, tembok bangunan serta lainnya.
Tak hanya itu, petugas Gegana Jibom melakukan pengecekan ke seluruh bangunan rumah mulai dari depan dan juga area belakang dengan menggunakan alat pendeteksi kebocoran gas.
Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan terdapat orangtua dari pemilik rumah yang selamat.
Sementara itu, istri pemilik rumah beserta asisten rumah tangga terjebak di dalam rumah.
“Ada di dalam masih ada istri pemilik rumah, kemudian ada dua atau tiga ART lainnya. Ya, karena informasi ada tiga ART, tetapi kita ingin memastikan apakah ketiga ART itu ada di dalam,” katanya.
Reporter: Maryono
Editor: Her/red

More Stories
Kantor Pengacara Kondang Hotman Paris di Kelapa Gading, Jakarta Utara Digeruduk Massa Demo
Brimob Polda Sumut Mengerahkan Tim Penjinak Bom ke Lokasi Ledakan di Perumahan Polonia Medan
Pengembangan Kasus 25 Kg Sabu, Polda Sumut Ungkap Peredaran Narkotika Jenis Sabu Seberat 130 Kilogram di Kabupaten Aceh Timur