SIMALUNGUN, mediaberantaskriminal.com – Penelusuran kru SemiMedia terkait pelaksanaan Program Ketahanan Pangan Tahun 2025 di Nagori Gunung Serawan, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, menunjukkan bahwa program budidaya ternak kambing yang dikelola melalui BUMNag masih berjalan dan terus dikembangkan.
Saat ditemui kru SemiMedia di Kantor Nagori Gunung Serawan, Kamis (20/8/2026), Pangulu Gunung Serawan, Bunyamin Damanik, menjelaskan bahwa pelaksanaan program ketahanan pangan, khususnya budidaya ternak kambing, secara umum berjalan dengan baik.
Menurutnya, meskipun hasil program belum dapat dikatakan mencapai 100 persen, hal tersebut tidak terlepas dari adanya sejumlah kambing yang terdampak penyakit kulit. Namun, pemerintah nagori bersama pengurus BUMNag terus melakukan upaya penanganan agar kondisi ternak dapat kembali membaik.
“Kami tetap berupaya bersama Direktur BUMNag untuk mengatasi penyakit kulit yang dialami beberapa ekor kambing. Program ini tetap berjalan dan kami pastikan unit usaha terus dikembangkan sesuai petunjuk teknis agar dapat berkelanjutan,” jelas Bunyamin.
Ia menyebutkan, saat ini jumlah kambing yang berada dalam pengelolaan unit usaha tersebut sekitar 38 ekor, termasuk kambing yang sedang dalam masa kebuntingan. Dengan adanya perkembangbiakan, jumlah ternak diperkirakan masih akan terus bertambah.

Hal senada disampaikan Direktur BUMNag Rihani Uhur. Ia menjelaskan bahwa penyertaan modal yang diberikan Pemerintah Nagori untuk mendukung program tersebut sekitar Rp161 juta.
Menurutnya, dana penyertaan modal tersebut telah digunakan untuk mendukung unit usaha budidaya ternak kambing dan pengelolaannya terus diarahkan agar memberikan manfaat serta dapat berkembang secara berkelanjutan.
Pangulu Bunyamin berharap seluruh pengurus BUMNag dapat menjalankan amanah dengan baik dan menjaga keberlangsungan usaha sehingga manfaat program ketahanan pangan nantinya dapat dirasakan masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memahami proses yang dilakukan Pemerintah Nagori dalam menjalankan program ketahanan pangan, termasuk berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan ternak.
“Harapan kami pengurus BUMNag dapat memegang amanah dengan baik. Dengan demikian, kebutuhan dan kepentingan masyarakat melalui program ini dapat tercapai,” ujarnya.
Dari hasil penelusuran tersebut, Pemerintah Nagori Gunung Serawan menegaskan komitmennya untuk mempertahankan keberlangsungan unit usaha budidaya kambing. Selain menjaga populasi ternak, pengelolaan juga diarahkan agar program ketahanan pangan tidak berhenti pada pemanfaatan anggaran, tetapi dapat berkembang menjadi usaha produktif yang memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Reporter: Poltak Simanjuntak
Editor: HR/red







More Stories
Gerakan Menabung Sejak Dini Digelar di Toba, dengan Tujuan Selamatkan Masa Depan Generasi Muda Indonesia
Bupati Dairi Paparkan Capaian Kinerja, Bantuan Beasiswa CSR Bank Sumut Disalurkan Untuk Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu,di Acara Malam Resepsi Kenegaraan HUT ke 81 Kemerdekaan RI
Peringatan HUT RI ke-81, Wakil Bupati Dairi Jadi Inspektur Dalam Upacara Penurunan Bendera