Bekas SD Swasta Kampung Perkebunan Sungai Iyu Dibakar OTK

MEDIABERANTASKRIMINAL.COM, ACEH TAMIANG | Bekas bangunan SD swasta Kampung Perkebunan Sungai Iyu yang digunakan untuk perpustakaan masa itu dan telah dialih fungsikan oleh PT.Rapala dipergunakan untuk kantor dan gudang Afdeling 10, diduga telah dibakar oleh orang tidak dikenal (OTK),”ungkap Datok Penghulu (Kepala Desa) dilokasi kebakaran di Kampung Perkebunan Sungai Iyu Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang pada Kamis (16/07/2020).

Ramlan Datok Penghulu Kampung Perkebunan Sungai Iyu mengatakan, kami baru mengetahui dari warga sekitar jam 08.00 wib pagi dan diduga kebakaran terjadi sekitar jam 05.00 wib, hal ini sudah dilaporkan secara lisan kepihak Polsek dan Camat Bendahara,” ungkapnya.

“Pihak Polsek Bendahara sudah ada yang meninjau kelokasi, namun Humas PT. Rapala saat dihubungi via telepon seluler tidak dijawab.

Diduga kebakaran terjadi ada unsur kesengajaan oleh Orang Tidak di Kenal (OTK) dan bangunan SD tersebut juga pernah terbakar pada (27/08/2017) lalu.

“SD Swasta tersebut dibangun sekitar 2006 dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan saat sebelum terbakar didalamnya banyak sekali terkumpul limbah goni bekas pupuk milik perusahaan, karena menurut mereka gudang yang sebenarnya belum siap, jadi disimpan ditempat itu sementara, tapi sekarang sudah berjalan tiga tahun,” tegas Datok.

Datok menambahkan, bangunan SD tersebut merupakan aset Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Aceh Tamiang, khususnya Dinas Pendidikan dan hak pakainya merupakan milik warga Kampung Perkebunan Sungai Iyu. Namun Pemerintahan Kampung dan Pemda Aceh Tamiang tidak mampu menguasai lahan tersebut, karena saat ini Perusahaan berada diatasnya,” jelasnya.

“Sama aja Perusahaan berada diatasnya, tapi dana CRS nya tidak pernah menyentuh masyarakat Kampung Perkebunan Sungai Iyu. Kami berharap agar pihak Kepolisian dapat melakukan penyelidikannya dan kepada Pemda Aceh Tamiang untuk bisa segera bertindak terkait aset milik Pemerintah tersebut,” terang Datok.

Turut mendampingi Datok Penghulu dilokasi kebakaran, Ketua pemuda dan masyarakat sekitar.

Pantauan dilokasi kebakaran, tidak terdapat garis polisi (Police Line) dan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sudah tidak terdapat lagi barang bukti (BB) untuk
penyidikan.

Reporter: Zoel
Media Berantas Kriminal

21 views


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *