Bupati Pelalawan HM Harris Tegaskan Adanya Berita Miring

Reporter: Dau
Media Berantas Kriminal

 

MEDIABERANTASKRIMINAL.COM, PELALAWAN | Viral di Medsos, Oknum Paslon Pilkada Pelalawan Menumpang Tenar Lewat pembagian Bantuan Sosial terkait covid19 Selasa, 29 September 2020. Oknum Paslon Pilkada Pelalawan yang katanya menumpang Tenar lewat Bantuan Sosial Covid-19.

Bupati Pelalawan HM Harris, tegaskan dengan terang benderang, bahwa Bantuan Lansung Tunai (BLT), bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan yang lainnya adalah berasal dari Pemerintah. ” Bukan berasal dari Calon Bupati maupun dari Calon Wakil Bupati peserta pemilihan kepada dearah 2021-2026,” terangnya (29/09/2020).

Pernyataan tegas Bupati Harris disampaikan, saat memberikan kata sambutan pada penyerahan BLT DD dikelurahan Pelalawan Kecamatan, Selasa (29/09/2020). Guna menyikapi adanya issu miring dengan “adanya oknum pasangan calon (Paslon) Peserta pemilihan kepada dearah 2021-2026 yang memdopleng namanya saat penyaluran BLT DD”, penyerahan bantuan beras untuk keluarga penerima bantuan PKH.

Bupati ulang lagi dengan kata tegas “Saya ( Bupati – red) tegaskan, bantuan BLT DD merupakan bantuan dari pemerintah. Bukan bantuan dari salah satu calon Bupati. Ini perlu saya luruskan supaya masyarakat tau dan jangan termakan Hoax, jelas Bupati.

Atas tindakan berita yg tidak benar itu, sambung bupati, oknum itu “telah mencedarai pesta demokrasi pemilihan kepala daerah”. Dan kejadian serti itu
merupakan cara-cara kotor yang dilakukan oknum calon bupati lain.

Lanjut Harris, untuk mematahkan issu liar, saya menyampaikan kepada masyarakat agar tidak mudah diadu domba serta dihasut oleh apapun dengan berita Hoax, sehingga terjadi perpecahan ditengah masyarakat jelasnya, padahal masyarakat ini sangat-sangat kondusif.

Usai kegiatan penyerahan bantuan. Bupati Pelalawan HM Harris saat didesak pertayaan awak media, terkait adanya berita viral “oknum paslon yang memdopleng namanya di paket bantuan.

Bupati Harris meminta kepada paslon, selaku bupati Pelalawan, mengajak mereka untuk berkompetisi secara sehat. Berikan pendidikan berpolitik yang baik dan santun kepada masyarakat. Soal menang dan kalah dalam kompetisi itu hal yang biasa, boleh berbeda pilihan, tetapi jangan di cederai pesta rakyat ini, dengan dengan prilaku tidak terpuji. (Dau)

19 views


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *