Sabtu , 25-April-2026

Jembatan Antar Desa Simpang Durian Dan Desa Batu Gajah Perlu Perhatian Serius Dari Pemerintah

Mandailing Natal (MEDIABERANTASKRIMINAL.COM) – Desa Simpang Durian Kec. Lingga Bayu Kab. Mandailing Natal Sumatera Utara dengan jumlah penduduk lebih kurang 80 KK terancam terisolir.

Hal ini dikarenakan jembatan penghubung antar desa dan arah masuk keluar jalan dari jembatam tersebut atau disebut Ranbi sudah tidak layak lagi bagi penduduk sekitar saat ini dalam keadaan rusak dan mengancam keselamatan jiwa masyarakatnya apa lagi bagi siswa SD yang melintasi jembatan tersebut.

Sementara jembatan tersebut merupakan jembatan utama bagi pengendara dan juga bagi siswa SD dari Desa Batu Gajah yang bersekolah ke Desa Simpang  Durian dengan menempuh jarak ekitar 2 km.

Baginda Siregar (58) warga setempat yang berprofesi sebagai petani perkebunan menyampaikan keluhannya juga kepada awak media terkait kondisi jembatan

“ Takut terjatuh saya Pak, apalagi jika disaat hujan. Selain arus air sungai juga semakin  deras, papan jembatan juga licin ditambah lagi saya selalu membawa hasil kebun untuk dijual di pasar dengan beban yang berat, sehingga saya harus pelan-pelan lewatnya dan akibatnya selalu sering terlambat ke Pasar untuk menjajakan hasil kebun saya” ujarnya dengan dengan nada rendah, kamis (8/7)

Lanjut “ sebaiknya Pemerintah Kab. Madina wajib tanggap dengan kondisi ini, sebab dikhawatirkan akan menelan korban jiwa dan ini kondisinya sudah 10 tahun lamanya” Tambah Pak Baginda Siregar lagi

Sedangkan Parlaungan Siregar selaku aktivis pemerhati lingkungan disaat meninjau lokasi jembatan tersebut, Jumat (9/7) kepada awak media menyampaikan keprihatinannya

“Saya sangat prihatin, bagaimana bisa jembatan yang telah rusak selama 10 tahun lamanya belum mendapat perhatian dari Pemerintah, khususnya Pemerintah Kab. Madina. Janganlah sampai ada korban jiwa baru menunjukkan rasa peduli!” tegasnya

“Saya harap Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal harus cepat tanggap untuk mebangun Jembatan ini (ranbi), agar masyarakat kembali nyaman dalam menjalankan aktivitasnya”  Harap Parlaungan Siregar. (Zulherman)

About Author