Langkat – Media Berantas Kriminal | Y inisial, seorang warga Dusun Tanjung Rejo, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dikarenakan tidak mampu lagi menahankan penyakit asam lambung yang diderita olehnya.
Kasubbag Humas Polres Langkat, Iptu Joko Sumpeno, sampaikan hal ini kepada awak media di Stabat, Sabtu (11/09/2021).
“Kita mendapat laporan ada warga yang meninggal dengan cara gantung diri, dikarenakan selama ini menderita penyakit asam lambung,” ujar Kasubbag Humas Polres Langkat.
Istri dari korban, yang sebelumnya mendapati anaknya yang baru pulang dari sekolah berada di depan rumah,dan ibu korban menanyakan kepada anaknya,”kenapa belum masuk ke rumah?,yang di jawabnya oleh anaknya,”tidak bisa masuk,karena pintu dikunci dari dalam.
Selanjutnya mereka bersama-sama memanggil dan mengetuk-ngetuk pintu,namun tidak tetap tidak ada jawaban dari korban.Dikarenakan merasa curiga,istri dan anak korban langsung mendobrak pintu rumah mereka,dan mereka mendapati Y sudah tergantung di dalam kamar korban dalam keadaan tidak bernyawa. Y tergantung menggunakan tali tambang warna hijau.
Istri korban yang melihat kejadian itu,langsung berteriak sambil memanggil tetangganya Mariati.Selnjutnya Mariati melaporkannya kepada Kadus Tanjung Rejo,Desa NamanJahe.
Kapolsek Salapian Iptu Sutrisno SH,yang sampai di rumah duka menemukan korban masih dalam posisi tergantung dengan tali nilon warna hijau yang melilit leher korban.
Setelah diturunkan dan di cek, tubuh korban tidak terdapat tanda-tanda tindak kekerasan,kemudian tim medis membawa korban ke Puskesmas Tanjung Langkat,untuk dilakukan pemeriksaan Visum luar.
Reporter : Udin
Editor : Hengky


More Stories
Ketua DPRD Toba Frans Hendrik Tambunan Pimpin Reses Masa Sidang Ketiga DPRD Dapil I Balige-Tampahan, Serap Aspirasi Masyarakat untuk Pembangunan Kabupaten Toba
PAD Alat Berat Kabupaten Toba Capai 70%, Penggunaan Diutamakan untuk Bantuan kepada Masyarakat
Bappenda Toba Dorong Warga Masyarakat untuk Membangun “Budaya Tertib bayar Pajak “