Pakpak Bharat – Media Berantas Kriminal | Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) rencananya akan dibangun di Kabupaten Pakpak Bharat. Rencana pembangunan SPBE ini disampaikan oleh investor yang berasal dari Pusat Ibukota Republik, Jakarta, Selasa (26/10/2021) di Pendopo Bupati Pakpak Bharat.
Bupati Kabupaten Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor mengatakan sangat mengapresiasi pembangunan SPBE tersebut.
Rencananya pembangunan SPBE di Kabupten Pakpak Bharat adalah guna memenuhi kebutuhan gas elpiji masyarakat serta meminimalisir keluhan masyarakat terkait harga elpiji yang kerap tinggi dari pengecer khusus di Kabupaten Pakpak Bharat. Saat ini tim investor masih dalam tahap pencarian lahan.
“Rencananya SPBE akan dibangun di Kec STTU Jehe. Berdirinya nanti SPBE ini akan banyak membawa manfaat bagi daerah kita contoh kecilnya saja yaitu menyerap tenaga kerja, bertambahnya usaha masyarakat dan lain sebagainya,” ujar Bupati.
Selain membahas pendirian SPBE di Kabupaten Pakpak Bharat, salah seorang tim investor yang ingin membangun SPBE tersebut, Cirus Sinaga, yang juga mantan Kajari Dairi mengatakan dirinya melihat perkembang Kabupaten Pakpak Bharat sangat jauh meningkat dibanding sebelumnya.
Dalam silaturahmi ini Cirus Sinaga juga mengaku memberikan masukan-masukan terkait pundasi pembangunan dan peningkatan SDM termasuk beberapa langkah dalam mencapai percepatan pembangunan. Cirus menilai peletakan dasar pembangunan yang dilakukan saat ini sudah tepat.
Diakhir acara, Bupati Pakpak Bharat menyerahkan cindera mata berupa produk lokal Pakpak Bharat berupa teh gambir kepada para investor tersebut.
Reporter : Alferin Padang
Editor : Hengky



More Stories
Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan Ingatkan Kontraktor Pembangunan Jalan di Sosa Timur Agar Berikan Kualitas Terbaik
Disdikpora Toba Diduga Korupsi, Surat Permintaan Konfirmasi dan Klasifikasi Aliansi Wartawan Anti Korupsi Tentang Penggunaan Anggaran Tahun 2025 di Indahkan
Bupati Dairi Menyerahkan Polis Asuransi Parametrik Indeks Cuaca dan Buku Tabungan Martabe Untuk 199 Orang Petani Kopi Peserta Program ROOTS