Padang Lawas – Media Berantas Kriminal | Akses jalan Provinsi, dari Desa arah simpang PTPN IV kebun Sosa ke Desa Ke Kecamatan Sosa Timur, atau yang di sebut jalan Provinsi ruas Aliaga – Muara Tige kondisi jalannya sangat terpuruk, dan sekarang menjadi jalan tanah becek berlumpur yang di genangi air tak ubahnya bagaikan kubangan kerbau.
Akses jalan tersebut bikin masyarakat merasa gak nyaman, yang diakibatkan jalan rusak parah yang banyak berlubang, hingga sampai saat inipun belum ada respon atau tindakan dari pihak pemerintah untuk menangani kerusakan jalan tersebut.
Sampai kapan pihak Pemerintah membiarkan akses–akses jalan dalam kondisi sangat memperihatinkan tersebut, hal ini tidak ada tindakan sedikitpun dari Pemerintah.


Jalan ini akan menjadi khayalan ataupun mimpi bagi masyarakat, padahal fasilitas umum seperti akses jalan umum tentunya harus di prioritaskan juga, biar para pengguna jalan tidak merasa resah dan gelisah akibat jalan hancur porak poranda tersebut.
Masyarakat Desa Pir Sosa IA, Riaman dikonfirmasi menyebutkan jalan Provinsi ini memang belum ada perbaikan dari Pemerintah, kami merasa kecewa, dan berharap semoga dari pihak pemerintah merespon dan melihat sendiri kondisi jalan sesuai fakta di lapangan,” kata Riaman.
Ditambahkannya, mudah mudahan akses jalan ini bisa dan cepat tertangani atau terealisasikan oleh pihak Pemerintah, supaya tidak menghambat bagi para pengguna jalan, baik untuk roda dua atau roda empat, dan kendaraan lainya.

Selain Riaman, Darwin Simatupang, tokoh masyarakat Kecamatan Sosa Timur juga menyampaikan kepada awak media, Rabu 03/01/2023, ia mengatakan bahwa keadaan jalan Provinsi di daerahnya sungguh sangat memperihatinkan.
“Kondisi jalan di daerah kami ini kondisinya sudah sangat memperihatinkan sekali, kami sangat berharap adanya perhatian pemerintah secepatnya,” kata Darwin.
Akibat jalan rusak bagaikan ku bangan kerbau tersebut, kata Darwin, membuat lumpuhnya ekonomi masyarakat di Kecamatan Sosa Timur, harga kebutuhan pokok naik, hasil pertanian dan perkebunan masyarakat susah untuk di keluarkan. Salah satunya hasil kebun mereka, contohnya Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit.
Dirinya juga mengatakan, jangankan untuk membawa hasil tani dan perkebunan, untuk lewat saja di jalan tersebut orang sudah payah membawa kendaraan roda dua, itu sudah mereka rasakan dua bulan belakangan ini.
Salah satunya cara membawa hasil bumi mereka yaitu dangan membawa keliling dari Kabupaten Rakan Hulu, Provinsi Riau, yang jarak tempuhnya berbeda jauh.
“Salah satu cara masyarakat membawa hasil dari sini, berkeliling dari Rokan Hulu,” ucap Darwin.
Pada akhirnya Darwin berharap kepada pemerintah agar memperhatikan masyarakat Sosa Timur dengan memperbaiki jalin Provinsi dari PTPN IV menuju Provinsi Riau (Jalan Lintas Aliaga Muara Tige).
Reporter : Riaman
Editor : Her/RED



More Stories
Wakil Ketua Umum Aliansi Prabowo-Gibran Burhanudin Daulay S.Pd Desak Pemerintah: 188 KK Warga TSM Ujung Batu 5 Belum Terima Hak Lahan Usaha, PT PHI Diduga Kuasai Ilegal Sejak 2001
Sosok yang Humanis dan Dekat dengan Masyarakat, Khususnya Anak-anak, Kapolsek Pantai Labu Pamit, Selanjutnya Mengemban Tugas di Ditressiber Polda Sumut
Permasalahan Saling Lapor di Langkat Berakhir Damai dan Saling Memaafkan, Anggota Komisi III DPR RI Apresiasi Kapolres Langkat