BATU BARA, Media Berantas Kriminal – Menanggapi keluhan warga khususnya para petani, Penjabat (Pj) Bupati Batu Bara H. Heri Wahyudi Marpaung, S.STP, M.AP., meninjau tanggul Sungai Dalu-Dalu di Desa Suka Raja, Kecamatan Air Putih, Sabtu (13/07/2024).
Kehadiran Pj. Bupati Heri bersama Kapolres Batu Bara AKBP Taufiq Hidayat Thayeb, Ketua DPRD Batu Bara Safi’i, Kadis Kominfo Batu Bara Edwin Aldrin Sitorus, Kabid IKP Diskominfo Akhsanul Rizqy Harahap, beserta OPD lainnya untuk memantau kondisi tanggul Sungai Dalu-Dalu dan Bendungan Cinta Maju yang rusak.
“Hari ini kita turun langsung meninjau kondisi tanggul dan bendungan yang rusak. Kebetulan ada petani yang hadir dan kita prihatin dengan kondisinya sudah 18 bulan tidak bisa menanam padi,” ungkap Pj. Bupati Heri.
Pada kesempatan tersebut Pj. Bupati Heri mengatakan bahwa Pemkab Batu Bara sudah menggelar rapat dan mengajukan ke Dinas PUPR Provinsi Sumut.
“Terkait persoalan pecahnya tanggul Sungai Dalu-Dalu ini merupakan persoalan bersama, kewenangan pemerintah daerah dalam hal ini sudah diatur dengan peraturan Menteri PUPR Tahun 2015, bahwa kewenangan ini adalah kewenangan provinsi yang terkait dengan sungai,” lanjutnya.
Dengan berbagai upaya untuk perbaikan tanggul jebol tersebut yang dilakukan Forkopimda dan stakeholder akhirnya Pj. Gubernur Sumatera Utara memberikan respon yang cukup cepat terkait persoalan ini.
Pj. Heri mengatakan bahwa anggarannya akan direalisasikan oleh Dinas PUPR pada bulan ini.
“Melalui Kepala Dinas PUPR akan direalisasikan anggarannya di bulan Juli ini, untuk tanggal belum ditentukan tapi yang pasti bulan Juli ini,” ungkap Pj. Heri.
Reporter : Boby Pratama Sinaga
Editor : Hengky



More Stories
Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan Ingatkan Kontraktor Pembangunan Jalan di Sosa Timur Agar Berikan Kualitas Terbaik
Disdikpora Toba Diduga Korupsi, Surat Permintaan Konfirmasi dan Klasifikasi Aliansi Wartawan Anti Korupsi Tentang Penggunaan Anggaran Tahun 2025 di Indahkan
Bupati Dairi Menyerahkan Polis Asuransi Parametrik Indeks Cuaca dan Buku Tabungan Martabe Untuk 199 Orang Petani Kopi Peserta Program ROOTS