Rokan Hilir, mediaberantaskriminal.com – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh pihak sekolah, di mana pungutan tersebut dikamuflase sebagai sumbangan atau bantuan untuk pengadaan atau perbaikan sarana dan prasarana sekolah. Praktik ini seringkali melibatkan pemaksaan atau penentuan nominal tertentu yang memberatkan orang tua/wali siswa, dan tidak jarang tidak transparan dalam penggunaan dana.
Disinyalir Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bagan Sinembah diduga meminta bantuan 20 Sak semen untuk Sarana dan Prasarana Sekolah kepada orang tua murid.
Hal ini diungkap oleh salah satu orang tua murid kepada awak media, pada Selasa (29/7/2025) kemarin, dugaan pungutan liar (pungli) guna memudahkan urusan pendaftaran anaknya yang ingin bersekolah di Sekolah SMA Negeri 1 Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.
“Jika laporan orang tua murid ini benar, sudah jelas Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bagan Sinembah mengangkangi Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 mengatur tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
Wali orang tua murid Tommy Josua Samosir melaporkan kepada awak media ini, “Anak nya untuk perpindahan dari SMAN 6 Kelas XI Mandau Duri, Riau dengan Nilai akreditasi (B) menjelaskan ke awak media ini, “Karena akibat perpindahan nya Orang tua Wali murid, maka wajib juga pindah anaknya Sekolah,” tandasnya.
Namun anehnya, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bagan Sinembah tentang rekomedasi penerimaan Siswa SMA Negeri 1 Bagan Sinembah Siswa baru, Sudah dikeluarkan Rekomondasi dengan diterima. Namun ada unsur diduga pemaksaan oleh pejabat Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bagan Sinembah kepada orang tua wali murid tersebut dengan meminta bantuan 20 Sak Semen ke sekolah, Sehingga melaporkan dan menegaskan ke awak media ini.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bagan Sinembah tersebut, nara sumber atau orang tua murid menjelaskan ”awalnya berjumpa dengan seorang Ibu Guru yang disinyalir adalah Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bagan Sinembah dengan menawarkan agar orang tua murid dapat membantu memberikan berupa jam Dingding 2 Buah.
Selanjutnya, orang tua Siswa murid merasa tidak senang dengan ucapan ibu Guru atau Wakepsek tersebut, “Sehingga orang tua wali murid tersebut berupaya untuk bertemu dengan Kepala Sekolah SMAN 1 Bagan Sinembah, agar di terima anaknya bersekolah.
Namun juga anehnya, setelah bertemu Kepala Sekola SMAN 1 Bagan Sinembah, Sungguh miris..!!! Kepala Sekolah malah meminta kepada Orang tua wali murid, supaya orang tua wali murid bantu Sarana Prasarana berupa bantuan 20 Sak Semen kepada orang tua murid untuk pendaftaran anak nya,” ucap wali murid.
Semen persak Rp 75.000′-x 20 sak jumlah senilai Rp,1500.000,- “Sehingga orang tua wali murid merasa tidak senang dan tidak terima,” jelasnya kepada awak media ini.
Bahkan kepala sekolah mengatakan kepada wali murid dengan bahasa, “Kalau nggak diterima anakmu masuk sekolah disini mau apa? “Sedangkan anakku urus pindah ke Pekanbaru Biaya 7 juta,” ungkap Kepala Sekolah SMAN 1 Bagan Sinembah yang katanya dia pernah mengurus anaknya pida sekolah dikenakan biaya 7 Juta Rupiah.
Menanggapi laporan wali murid ini, awak media berupaya telusuri guna konfirmasi kebenaran kepada Kepala sekolah SMAN 1Bagan Sinembah, “Sayangnya tidak membuahkan hasil untuk guna konfirmasi,
Harapan Wali murid tersebut tentang Insiden diduga berkedok meminta bantuan Sarana Prasarana ke sekolahan tersebut, “Agar Kepala Dinas Pendidikan Rokan Hilir untuk mengawasi setiap Pejabat Kepala Sekolah yang diduga pungli “Berkedok meminta bantuan sarana prasarana di sekolahan dan juga tentang pungutan lainnya,” harap orang tua siswa.
Apabila terbukti Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bagan Sinembah diduga meminta bantuan 20 Sak semen untuk Sarana dan Prasarana Sekolah kepada orang tua murid, “Jelas ini sudah melawan hukum Pasal 368 KUHP mengatur sanksi pidana penjara maksimal 9 tahun untuk tindak pidana pemerasan.
Melalui telepon seluler, awak media ini menghubungi Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bagan Sinembah tak kunjung diangkat, dan menurut keterangan dari Sekurity di sekolah tersebut “ Kepala Sekolah sedang di luar kota, pergi ke Jakarta mengantar anak nya Kuliah di sana,” ucap Sekurity kepada awak media ini
Reporter : JP Simanjuntak
Editor : Her/red


More Stories
Kapolres Palas Pimpin Upacara Pelantikan dan Sertijab Kabag, Kasat, dan Kapolsek, Ini Daftarnya
Hadiri Pelantikan JULEHA, Wabup Syafrizal Dorong Pelatihan dan Sertifikasi Juru Sembelih Halal
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan Berkeinginan Menata Wajah Kota Lubuk Pakam yang Merupakan Ibu Kota Kabupaten Deli Serdang