BANDA ACEH (mediaberantaskriminal.com) – Ratusan massa yang terdiri dari Aliansi Rakyat Aceh (ARA) dan elemen masyarakat dan mahasiswa kembali aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin (18/5/2026). Aksi ini menuntut penghapusan Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh terkait program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).No 2 tahun 2025.
Massa mulai memadati halaman depan kantor gubernur sejak pukul 15 .00 WIB dengan membawa poster, serta pengeras suara. Mereka menilai, penghapusan JKA dengan memberlakukan Desil merupakan langkah mundur yang akan sangat membebani masyarakat kecil di Aceh.
Tuntutan Massa Aksi
Dalam orasinya, koordinator lapangan mahasiswa dan aliansi masyarakat menegaskan bahwa JKA adalah salah satu program monumental yang menjadi hak dasar warga Aceh dalam memperoleh layanan kesehatan gratis.
Berikut adalah beberapa poin utama yang menjadi tuntutan massa
Menolak Tegas Penghapusan JKA: Meminta Pemerintah Aceh untuk tetap mempertahankan Pergub JKA demi menjamin layanan kesehatan gratis bagi seluruh warga Aceh.

Transparansi Anggaran: Menuntut keterbukaan informasi terkait pengelolaan dana otsus dan anggaran sektor kesehatan.
Evaluasi, Bukan Penghapusan: Jika ada kendala defisit anggaran, massa meminta pemerintah melakukan evaluasi dan efisiensi di sektor lain, bukan malah mengorbankan program kesehatan rakyat.
”JKA ini adalah urat nadi masyarakat Aceh. Kalau ini dihapus, ke mana lagi rakyat miskin harus berobat? Kami minta Gubernur Aceh bpk muzakir manaf keluar dan mendengarkan langsung jeritan rakyat hari ini!” teriak salah satu orator juru bicara Aliansi Rakyat Aceh,Teuku Raja Aulia Habibi.
Situasi di Lapangan
Berdasarkan pantauan di lokasi, arus lalu lintas di sekitar jalan protokol depan Kantor Gubernur Aceh sempat di tutup akibat massa yang meluap ke badan jalan. Aparat keamanan dari kepolisian dan Satpol PP pun tampak bersiaga ketat di balik pagar betis guna mengawal jalannya aksi agar tetap kondusif.
Hingga berita ini diturunkan, perwakilan dari Pemerintah Aceh Kadis kesehatan Aceh ., perwakilan dari gebernur aceh bpk muzakir manaf yg sekarang menunaikan ibadah haji. menemui para demonstran guna melakukan audiensi dan mentandatangani petisi pencabutan pergub JKA ,dengan sepengetahuan dan persetujuan Gubernur, “kata dia
Sehingga saat ini massa masih melakukan aksi konvoi menggelilingi jln Nyak Arif dgn melakukan pengibaran bendera Bintang bulan depan Kantor Gubernur Aceh sehingga menuntut penjelasan dari Pemerintah Aceh.
Reporter: Yuswar/MS
Editor: Her/red



More Stories
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim, S.E., Menyerahkan Hibah 7 (Tujuh) Unit Motor Sampah di Kantor Camat Medan Helvetia
Bupati Dairi Bersama Tim Penggerak PKK Hadiri Pesta Pembangunan Gereja HKBP Panji Dabutar
Presiden Prabowo Subianto Resmikan Operasionalisasi 1.061 KDMP, Salah Satunya di Desa Sibarani Sampulu Kabupaten Toba