Kamis , 22-Januari-2026

Cegah Gejolak Harga BBM dan Sembako yang Melambung, Pemko Bersama Polres Padangsidimpuan Gelar Operasi Razia Gabungan

Padangsidimpuan, Media Berantas Kriminal – Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan tak tinggal diam menghadapi gejolak harga BBM dan kebutuhan pokok yang melambung dalam beberapa hari terakhir.

Satpol PP bersama Polres Kota Padangsidimpuan serta sejumlah OPD turun tangan menggelar Operasi Razia Gabungan di wilayah Kota Padangsidimpuan, Senin (08/12/2025).

Langkah cepat ini dilakukan menyusul terbitnya Surat Edaran Walikota Padangsidimpuan Nomor 000.5.3.1/3812/2025,yang menegaskan pelarangan kenaikan harga barang secara tidak wajar serta penahanan stok di tengah terganggunya jalur distribusi dari wilayah bencana, yakni Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Tapanuli Selatan (Tapsel).

Usai apel di Mako 55 dan apel gabungan di Polres Padangsidimpuan, tim langsung menyisir sejumlah lokasi di tiga kecamatan yakni, Padangsidimpuan Selatan, Utara, dan Batunadua.

Hasilnya, petugas mendapati beberapa pengecer menjual BBM dengan harga mencengangkan. Beberapa temuan harga eceran yang ditindaklanjuti antara lain, Pertamax dijual hingga Rp23.000 per liter.

Kemudian, Pertalite dijual antara Rp18.000-Rp20.000 per liter. Serta ditemukan beberapa pengecer menjual BBM dengan selisih harga tinggi dari modal pembelian.

Selain menindaklanjuti temuan harga tak wajar, petugas juga melakukan pendataan identitas (KTP/SIM) untuk memastikan para penjual merupakan warga lokal, bukan pendatang yang memanfaatkan kondisi kelangkaan.

Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP H Naibaho memberi himbauan kepada pengecer agar tidak menaikkan harga sepihak atau melakukan penimbunan.

“Kondisi kelangkaan BBM saat ini terjadi karena hambatan mobilisasi dari arah Tapteng dan Tapsel. Kami minta semua pihak tidak memanfaatkan situasi ini untuk meraup keuntungan,” tegasnya.

Ia menegaskan, penindakan hukum akan diberlakukan jika ditemukan pelanggaran yang merugikan masyarakat.

Kepala Satpol PP Padangsidimpuan menambahkan, operasi gabungan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga di masa darurat distribusi.

“Misi kami adalah memastikan harga tetap terkendali dan masyarakat tidak dirugikan oleh ulah oknum yang mengambil kesempatan,” ujarnya.

Operasi berlangsung kondusif tanpa perlawanan dari para pengecer. Mengacu pada kondisi pasokan yang belum normal, Pemko memastikan operasi serupa akan terus dilakukan hingga distribusi BBM dan kebutuhan pokok kembali stabil.

Reporter : Hendri Pohan
Editor : Hengky

About Author