Padangsidimpuan, mediaberantaskriminal.com – Kepala Dinas ketahaban Pangan Kota Padangsidimpuan Ir.Chairul Nisa Daulay MM Lakukan Pemeriksaan Beras SPHP di Perun Bulok Sebelum Di distribusikan Sebanyak 11.100 karung masyarakat Padangsidimpuan akan menerima beras bantuan pangan dalam penyaluran yang akan diluncurkan pada Senin, 28 Juli 2025, di Gedung Adam Malik atau Gedung Nasional Kota Padangsidimpuan, Jalan Serma Lian Kosong, di samping Kantor Pengadilan Padangsidimpuan.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Perum Bulog dan Dinas Ketahanan Pangan Kota Padangsidimpuan, Provinsi Sumatera Utara.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Ir. Chairun Nisa Daulay, MM, menyampaikan kepada awak media bahwa distribusi beras Stabilitas Pangan dan Harga Beras (SPHP) ini merupakan tindak lanjut dari Surat Bapanas RI Nomor 215 Tahun 2025. Surat tersebut mengatur pelaksanaan stabilitas pangan dan harga beras di tingkat konsumen sebagai upaya mencegah gejolak harga beras yang mulai meningkat signifikan.
Sebelumnya, Dinas Ketahanan Pangan Padangsidimpuan telah melakukan pemeriksaan kualitas dan mutu beras bantuan pangan di gudang Bulog. Hasilnya, beras dalam keadaan baik dengan bobot sesuai standar, yaitu 10 Kg per sak untuk bantuan pangan umum dan 5 Kg per sak untuk beras SPHP.
Beras SPHP juga sudah tersedia di Pasar Rakyat Sagumpal Bonang dan gerai pangan dekat rumah dinas Wali Kota Padangsidimpuan dengan harga eceran tertinggi Rp 13.100 per kilogram.
Selain penyaluran beras, pada Rabu hingga Kamis, 30-31 Juli 2025, akan digelar pasar murah di pelataran Alman Bolak Padangsidimpuan yang menyediakan komoditas beras SPHP, gula, minyak, bawang merah, dan cabai merah.
”Beras SPHP dijual dengan harga eceran tertinggi Rp 65.500 per sak ukuran 5 Kg, dengan pembelian maksimal dua sak per konsumen. Beras bantuan ini tidak boleh diperjualbelikan kembali agar tepat sasaran,” tegasnya.
Reporter : Hendri S Pohan
Editor : Hengky


More Stories
Tradisi Penyambutan Bintara Remaja Tahun 2026, Wakapolres Pimpin Apel di Halaman Mapolres Padang Lawas
Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Guru Tri Wulansari di Muaro Jambi Tertibkan Potong Rambut Siswa yang di Cat Pirang
11 Polda Resmi Miliki Ditres PPA-PPO, Polda Sumut Resmi Jadi Salah Satunya, Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto Hadiri Launching Nasional