Madina – Media Berantas Kriminal | Profesi guru sangatlah mulia dalam pandangan umum karena guru adalah contoh dan tauladan bagi asuhannya. Guru juga merupakan sentral dan titik terang dari suatu pembelajaran. Apalagi yang berprofesi sebagai guru sekolah tempat mendidik anak anak agar menjadi pintar dan berprestasi.
Begitu juga dengan etika dan moral seorang guru, tentulah harus lebih baik dan terpuji.
Namun berbeda halnya dengan guru Kepala sekolah SMP Negeri 5 Siabu Kabupaten Mandailing Natal. Sifat sombong dan etika yang tidak baik sangat melekat pada dirinya. Hal ini disampaikan salah satu masyarakat yang berinisal E.
Menurut pengakuan E, beliau sangat kecewa dengan sikap Kepala sekolah tersebut.
Pada hari Jum’at tanggal 4 November 2022, E mendatangi sekolah SMP Negeri 5 Siabu dengan maksud dan tujuan tertentu.
E terlebih dahulu minta ijin kepada beberapa guru yang duduk di meja piket. Informasi didapat E dari guru bahwa Kepala sekolah SMP Negeri 5 Siabu adalah perempuan.
Selanjutnya E pun diantar langsung oleh salah satu guru menuju ruangan Kepala sekolah.
Namun dalam ruangan tidak ada ibu Kepala sekolah. Sembari mencari cari dan melihat ke ruangan Tata Usaha disebelahnya, guru tersebutpun mengatakan dan menunjuk kedalam ruangan Tata Usaha kalau Ibu Kepala Sekolah ada di dalamnya.
Setelah E dipersilahkan memasuki ruangan Tata Usaha, E pun mengatakan kalau ingin bertemu dengan Ibu Kepala sekolah.
“Maaf bu saya ingin bertemu dengan ibu Kepala sekolah, kebetulan saya belum kenal, yang mana orangnya ya bu ?” tanya E.
Namun salah satu guru perempuan tersebut malah bertanya balik kepada guru perempuan yang disebelahnya. “Ibu Kepala sekolah masuk tidak ya ?” tanyanya sembari kedua guru perempuan itupun senyum senyum dan saling pandang pandangan.
Mendengar dan melihat sikap kedua guru perempuan itu, E pun merasa sangat kecewa dan berkata, “maaf bu, di dalam ruangan ini kan hanya ada dua guru perempuan, dan tadi saya diantar langsung oleh salah satu guru yang dari meja piket.
Beliau mengatakan dan menunjuk kedalam ruangan ini kalau ibu Kepala sekolah ada di dalam ruangan ini “kedua guru perempuan itupun senyum senyum kembali dan seolah tidak peduli. Seharusnya ditanya dulu maksud dan tujuan saya, ini kok malah saya ditertawakan,” pungkas E.
Atas kekecewaan ini, E pun berharap kepada pihak terkait agar segera menindak lanjuti sikap sombong dan angkuh Kepala sekolah SMP Negeri 5 Siabu tersebut.
Beliau juga berharap agar Kepala sekolah yang dimaksud mendapat sangsi Disiplin agar tidak menjadi pedoman untuk guru guru lainnya, mengingat beliau adalah seorang guru Kepala Sekolah. Saya akan bicarakan hal ini dengan pihak terkait.
Mohon hal ini jangan dianggap remeh karena ini menyangkut nama baik guru dan instansi,” tambahnya.
Reporter : Edy S
Editor : Hery/Red


More Stories
Tradisi Penyambutan Bintara Remaja Tahun 2026, Wakapolres Pimpin Apel di Halaman Mapolres Padang Lawas
Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Guru Tri Wulansari di Muaro Jambi Tertibkan Potong Rambut Siswa yang di Cat Pirang
11 Polda Resmi Miliki Ditres PPA-PPO, Polda Sumut Resmi Jadi Salah Satunya, Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto Hadiri Launching Nasional