Langkat – Media Berantas Kriminal | Kadis Pendidikan Sumut Prof Syaifuddin lakukan peninjauan pembukaan Pembelajaran Tatap Muka(PTM)Terbatas,ke Cabang Dinas (Cabdis) Pendidikan Stabat Prof.Syaifuddin didampingi oleh Wakil Bupati Langkat, Syah Afandin, Rabu (01/09/2021).
Dalam kesempatan tersebut, Kadis Pendidikan Kabupaten Langkat, Syaiful Abdi,Kabid PKLK Elisabet, Kacabdis Pendidikan Sumut di Stabat Muhammad Basir Hasibuan MPd, juga ikut serta mendampingi.
Sekolah yang mendapat kunjungan dalam peninjauan ini, SMKN 1 Stabat, SMAN 1 Stabat. Dari hasil pantauan PTM tersebut, Prof Syaifuddin,menghimbau agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan,pengaturan shif waktu belajar,pengaturan masuk dan pulang siswa/i.
Prof.Syaifuddin juga menegaskan,kantin belum boleh dibuka,dan bagi siswa/i yang sakit diharuskan belajar daring,jika ada guru yang terpapar,maka sekolah akan melakukan pembelajaran daring.
Kacabdis Stabat M Basir Hasibuan secara terpisah juga menjelaskan,ada dua sekolah yang belum bisa dibuka yaitu SMAN 1 Kuala dikarenakan ada gurunya yang positif,dan SMAN 1 Gebang,dikarenakan saat uji coba,siswa masih banyak yang berkeliaran dan tidak memakai masker.
Khusus untuk SMAN 1 Gebang, sementara ini akan kita beri sanksi belajar daring selama seminggu kedepan.
Dari pantauan PTM Terbatas, pengakuan Kepala Sekolah berjalan dengan lancar dan kendala-kendala kecil diupayakan diminimalisir.
Ketika PTM Terbatas ini ditanyakan kepada siswa,mereka merasa sangat senang dengan PTM,dan mereka juga berjanji akan memenuhi himbauan tentang Prokes agar mereka bisa tetap belajar dengan tatap muka.
Reporter : Udin
Editor : Hengky


More Stories
Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Guru Tri Wulansari di Muaro Jambi Tertibkan Potong Rambut Siswa yang di Cat Pirang
11 Polda Resmi Miliki Ditres PPA-PPO, Polda Sumut Resmi Jadi Salah Satunya, Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto Hadiri Launching Nasional
Laka Maut, Perlintasan Gelap..!!! Kereta Api Tabrak Toyota Avanza di Tebing Tinggi, 8 Orang Asal Deli Tua Tewas dalam Kecelakaan ini