Tapsel | mediaberantaskriminal.com – Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Roman Smaradhana Elhaj, SH, SIK, MH mengungkap, perlunya pembentukan Kampung Tangguh sebanyak mungkin di Tapanuli Selatan. Hal ini diungkapkan Kapolres Tapsel saat memberikan arahan dan bimbingan pada acara Sosialisasi Kampung Tangguh dan Posko Kesehatan (Covid – 19) di Aula Serasi Kantor Bupati Tapsel, Rabu (10/03/2021).
“Kita harapkan dengan dibentuknya kampung tangguh ini tidak hanya dalam penanganan Covid-19, tapi juga harus bisa tangguh dalam mencegah peredaran narkoba, tangguh dalam mencegah bencana seperti banjir dan karhutla serta tangguh dalam ekonomi,” ujar AKBP Roman Smaradhana Elha, SH, SIK, MH.
Menurut AKBP Roman, Kampung Tangguh merupakan program Kapolri. Untuk Kabupaten Tapanuli Selatan saat ini sudah dibentuk 46 Kampung Tangguh.
“Untuk kampung tangguh di Wilayah Hukum Polres Tapanuli Selatan, ada 46 kampung tangguh di Tapsel dan 23 kampung tangguh di Kabupaten Paluta. Diharapkan nantinya akan dibentuk 108 Kampung Tangguh untuk Wilayah Hukum Polres Tapsel,” ujar Kapolres.
Acara Sosialisasi Kampung Tangguh di Aula Serasi Kantor Bupati Tapsel ini, dihadiri Bupati Tapanuli Selatan Dolly Putra Parlindungan Pasaribu, Camat dan Kepala Desa se Tapanuli Selatan, serta pejabat lainnya.
Reporter: Parlaungan Hasibuan
Editor: Hermanto



More Stories
Monitoring Desa Binaan TP PKK, Asisten 1 Pemerintahan Toba Dampingi TP PKK Provinsi Sumatera Utara
Bupati Dairi Diwakili Wakil Bupati Dairi Sampaikan Nota Pengantar Ranperda RTRW Dairi Tahun 2026 – 2046
Tekan Risiko Kecelakaan Perlintasan Sebidang Kereta Api, Pemko Tebing Tinggi Siapkan Langkah Konkret