Pematangsiantar – Media Berantas Kriminal | Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binaga Siregar S.I.K Cek TKP Penemuan Satu Buah Ransel Bertuliskan Awas Ada Bom yang tergantung di tiang besi bertempat di Jalan Gunung Simanuk-manuk, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Senin 30 Agustus 2021 pada Pukul 11.20 Wib.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasi Intel Korem Mayor Inf Ali Siregar, Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, Kasat Lantas, Kapolsek Siantar Barat dan Personil Polres Pematatangsiantar.
Setelah Mendapatakan Informasi dari masyarakat Polres Pematangsiantar langsung memasang garis polisi sesuai standar operasional untuk mengamankan tas ransel bertuliskan ‘awas ada bom yang tergantung di tiang besi tepatnya Simpang Taman Hewan Kota Pematangsiantar.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binaga Siregar S.I.K menjelaskan setelah Kita Terima Laporan Dari Masyarakat dan langsung cek TKP terkait ada tulisan “awas ada bom” langsung kita berkoordinasi dengan Tim Jibom Gegana Brimob Polda Sumut, menyeterilisasi apakah itu bom sungguhan atau tidak.
Pada Pukul 14.00 wib, Tim Teknisi BOM Gegana Sat Brimobda Sumut tiba di TKP yang dipimpin oleh Danden Gegana KOMPOL HENDRY dan Wadanyon B AKP D.PELAWI lansung melakukan evakuasi terhadap Tas tersebut, setelah dilakukan evakuasi isi tas tersebut berupa 1 (Satu) buah Batu bekas bongkaran keramik lantai rumah.
Pada Kesepatan ini Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binaga Siregar S.I.K juga menyampaikan akan mengusut tuntas siapa pelaku yang membuat terror ini, dan harapannya jangan sampai terulang kembali seperti ini demi kenyamanan masyarakat kota Pematangsiantar.
Reporter : Edison.H
Editor : Hengky


More Stories
Pengukuhan Pengurus dan Muskercab PKB Toba Periode 2026-2031 Digelar, dan Targetkan Enam Kursi pada Pemilu 2029, Masinton Sirait Tekankan Konsolidasi Kader
Ketua DPRD Toba Frans Hendrik Tambunan Pimpin Reses Masa Sidang Ketiga DPRD Dapil I Balige-Tampahan, Serap Aspirasi Masyarakat untuk Pembangunan Kabupaten Toba
PAD Alat Berat Kabupaten Toba Capai 70%, Penggunaan Diutamakan untuk Bantuan kepada Masyarakat