Kamis , 22-Januari-2026

Kasus Pembunuhan Dini Gusnimar di Labuhan Deli, Polisi Buru Pelaku “Identitas Sudah Dikantongi”

Deli Serdang, mediaberantaskriminal.com – Pihak Kepolisian Polsek Medan Labuhan bersama Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan terus memburu pelaku pembunuhan terhadap Dini Gusnimar (31), seorang ibu rumah tangga yang tewas di rumahnya di kawasan Pasar 8, Jalan Barokah, Gang Restu, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Sabtu (16/08/2025) pagi.

Kapolsek Medan Labuhan, Kompol T. Sibuea, menyampaikan bahwa identitas pelaku sudah diketahui.

“Pihak kami telah mengetahui identitas pelaku pembunuhan terhadap korban Dini Gusnimar dengan cara menggorok lehernya.

Sejumlah barang bukti telah disita dari TKP, dan korban sudah diotopsi di Rumah Sakit Bhayangkara. Doakan agar pelaku segera ditangkap,” ujar Kompol T. Sibuea kepada media, Sabtu (16/08/2025).

Sebelumnya, Dini Gusnimar (31 tahun) ditemukan tak bernyawa di rumahnya sekitar pukul 06.00 WIB dengan kondisi luka menganga di leher.

Informasi dari warga menyebutkan, sebelum peristiwa nahas ini terjadi, tetangga sempat mendengar keributan antara korban dan suami sirinya. Namun, warga menganggap hal itu biasa karena mereka sering bertengkar.

Sejak mayat Dini ditemukan, suami siri korban, bernama Budi (33 tahun) menghilang dan kini masuk dalam daftar pencarian pihak kepolisian.

Sebelumnya dikabarkan, seorang ibu rumah tangga (IRT) diduga selingkuh, lalu sang suami murka dan membunuh istrinya, leher istri dicekik dan ditikam suaminya hingga tewas, di Jl. Barokah Gang Restu, Pasar 8, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (16/08/2025).

Korban diketahui bernama Dini mengalami luka tusuk di bagian leher. Sang suami bernama Budi melarikan diri usai menghabisi nyawa istri sirihnya itu.

Kepala lingkungan V Desa Manunggal Fajar mengatakan, peristiwa yang dipicu api cemburu karena sang istri diduga selingkuh.

“Kejadian sekitar jam 6 pagi, warga mendengar ada teriakan dari dalam rumah,” sebut Fajar.

Lebih lanjut disampaikan Fajar, pelaku dan korban memang tinggal serumah. “Pelaku dan korban sudah menikah secara siri, dan mereka tinggal di rumah kerabatnya,” tutur Fajar.

“Kalau menurut keterangan warga pasangan ini hampir tiap hari ribut, jadi pas kejadian warga gak ngambil peduli. Makanya pelaku langsung bisa kabur,” tambahnya lagi

Pengamatan wartawan, petugas dari Polsek Labuhan yang turun kelokasi langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan visum.

Sedangkan pelaku masih dalam pengejaran pihak Polsek Medan Labuhan.

Reporter : R Panjaitan
Editor : Her/red

 

 

About Author