Senin , 04-Mei-2026

Pesona Gerbang Bahari: Ulee Lheue dan Sabang Kian Menawan di Mata Dunia

BANDA ACEH (mediaberantaskriminal.com) – Sektor pariwisata Aceh terus menunjukkan geliat positif, dengan poros Pelabuhan Ulee Lheue – Sabang sebagai jantung penggeraknya. Bukan sekadar titik penyeberangan, kawasan ini kini bertransformasi menjadi destinasi wisata terpadu yang memadukan keindahan alam, sejarah, dan kenyamanan infrastruktur.

​Ulee Lheue: Lebih dari Sekadar Dermaga

​Pelabuhan Ulee Lheue kini tampil dengan wajah baru. Kawasan yang menjadi saksi sejarah tsunami 2004 ini telah bersolek menjadi pusat rekreasi warga dan wisatawan sebelum bertolak ke Pulau Weh.

​Wisata Kuliner Tepi Laut: Pengunjung dapat menikmati jagung bakar dan kopi saring khas Aceh sambil memandang matahari terbenam (sunset) yang memukau di sepanjang tanggul pelabuhan.

​Fasilitas Modern: Dengan manajemen yang semakin profesional, ruang tunggu yang nyaman, dan sistem tiket kapal cepat yang terintegrasi, pengalaman berwisata dimulai sejak kaki melangkah di pelabuhan ini.

​Sabang: Magnet Investasi dan Pariwisata Dunia

​Hanya dalam waktu 45 menit menggunakan kapal cepat dari Ulee Lheue, wisatawan akan disambut oleh kemegahan Sabang. Sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, Sabang terus memperkuat posisinya sebagai destinasi diving dan snorkeling kelas dunia.

​Keunggulan Sektor Wisata Sabang Saat Ini:

​Spot Bawah Laut Iboih & Rubiah: Kejernihan air yang luar biasa menjadikan kawasan ini favorit bagi penyelam internasional.

​Titik Nol Kilometer: Simbol kebanggaan nasional yang baru saja direnovasi, menawarkan pemandangan tebing dan laut lepas yang dramatis.

​Wisata Kapal Pesiar: Pelabuhan CT-3 Sabang kini rutin disinggahi kapal pesiar mewah internasional, membawa ribuan turis mancanegara langsung ke jantung kota Sabang.

​Sinergi Ekonomi Lokal

​Meningkatnya arus kunjungan di lintasan Ulee Lheue – Sabang memberikan dampak nyata bagi UMKM. Sektor perhotelan, penyewaan kendaraan, hingga kerajinan tangan khas seperti souvenir kayu kelapa di Sabang dan kopi di Banda Aceh terus mengalami peningkatan permintaan.

​”Ulee Lheue dan Sabang adalah satu kesatuan paket wisata yang tak terpisahkan. Kita tidak hanya menjual pemandangan, tapi juga keramahan dan pengalaman budaya yang unik,” ujar salah satu pelaku industri wisata lokal.

​Tips Bagi Wisatawan

​Bagi Anda yang berencana berkunjung, sangat disarankan untuk:

​Cek Jadwal Kapal: Selalu pantau jadwal Kapal Cepat (Express Bahari) atau Kapal Lambat (KMP BRR) melalui aplikasi atau media sosial resmi.

​Pesan Tiket Online: Hindari antrean panjang dengan memanfaatkan layanan reservasi digital.

​Waktu Terbaik: Datanglah pada bulan April hingga September untuk mendapatkan cuaca cerah dan laut yang tenang.

​Dengan koordinasi yang apik antara Pemerintah Kota Banda Aceh dan BPKS Sabang, sektor wisata pelabuhan ini diprediksi akan menjadi tulang punggung ekonomi Aceh di masa depan. Ayo ke Sabang, lewat Ulee Lheue.

Reporter: MS/Yuswar
Editor: HER/red

 

About Author