Medan, mediaberantaskriminal.com – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menemui orang tua remaja bernama Tegar Eliyadi yang hanyut terbawa arus Sungai Deli, Minggu (25/05/2025).
Kejadian ini berawal dari, Sabtu (24/05/2025) sore. Sejumlah remaja warga Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat berenang mandi dan melompat-lompat dari titi sungai bersama teman-temannya di aliran Sungai Deli, tepatnya di titi sungai di depan RSU Sufina Aziz di Jl. Karya Baru No.1, Helvetia Timur Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Rico Waas menyampaikan rasa prihatinnya kepada kedua orang tua Tegar, yang merupakan warga Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat.
“Atas nama pribadi dan Pemko Medan, kami turut prihatin atas peristiwa yang terjadi terhadap anak Bapak dan Ibu,” ujarnya.
Hingga saat ini, Minggu 25 Mei 2025 keberadaan Tegar, anak dari pasangan Elisardi dan Sri, belum ditemukan. Tim SAR pun masih terus dikerahkan untuk melakukan pencarian.
“Kami akan terus melakukan pencarian sampai ditemukan. Kita doakan bersama agar Bapak dan Ibu diberi kesabaran, semoga Tuhan memberikan jalan terbaik untuk kita semua,” kata Waas.
Di sela kunjungannya, Rico Waas juga menyampaikan bahwa ia telah meminta pihak kecamatan yang berada di sepanjang aliran Sungai Deli untuk ikut membantu pencarian.
“Saya sudah memerintahkan kecamatan dan kelurahan yang dilalui Sungai Deli untuk mengecek sepanjang bibir sungai. Pengecekan ini akan dilakukan hingga ke Belawan,” ucapnya.
Rico menambahkan, pencarian dilakukan oleh BPBD Kota Medan bersama pihak kecamatan, TNI-Polri, dan Basarnas. Operasi pencarian akan terus dilakukan hingga malam hari. Jika belum ditemukan, upaya pencarian akan dilanjutkan hingga tujuh hari ke depan.
“Kami imbau kepada para orang tua agar melarang anak-anak berenang atau bermain di sungai. Apalagi, saat ini cuaca ekstrem dan hujan deras sering terjadi,” tutur Waas.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, menjelaskan bahwa setelah bermain bersama teman-temannya, Tegar sempat menghanyutkan diri di sungai hingga mendekati rumahnya.
“Tegar sempat minta tolong. Awalnya dikira temannya hanya bercanda. Namun setelah berulang kali berteriak dan terlihat hanyut, teman-temannya mencoba menolong, tetapi sayangnya tidak tertolong,” kata Yunita.
Reporter : Elriko Saragih
Editor : Her/red



More Stories
Selamat & Sukses Muscam (Musyawarah Kecamatan) ke -XIV Pemuda KNPI di Kecamatan Panai Tengah
Wali Kota Langsa Lepas Keberangkatan 205 Jamaah Calon Haji dengan 9 Armada Bus
Program Bupati dan Wakil Bupati berkantor di Desa Dilaksanakan di Desa Tambunan Lumban Pea