Jumat , 23-Januari-2026

Sejumlah Rumah Warga Samadua Terendam Banjir dan Satu Unit Rumah Warga Ie Dingen Hanyut di Terjang Arus Sungai

Aceh Selatan – Media Berantas Kriminal | Akibat hujan deras yang melanda kawasan Aceh Selatan terutama di dua Kecamatan yaitu Samadua/Tapaktuan dilanda banjir. Hujan lebat yang dimulai dari tadi pagi jam 7.30 wib waktu setempat mengakibatkan banjir di Kecamatan Samadua dan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan satu unit rumah jenis warung kopi di kawasan lokasi objek wisata Batee Tunggai Ie Dingen Kecamatan Samadua di terjang banjir bandang akibat meluapnya air terjun hingga terseret ke laut, Kamis (01/08/2022).

Pantauan wartawan dilapangan hujan deras disertai angin kencang menimpa Aceh Selatan sejak pagi hari. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan debit air terjun meluap dan mengalir deras. Bukan hanya itu, ombak laut juga tinggi sehingga rumah milik Fauzan, 45 tahun, porak poranda diterjang luapan air terjun Air Dingin.

Keuchik Batee Tunggai Darmi kepada awak media, menjelaskan kejadian peristiwa rumah Fauzan tersebut sekira pukul 10.00 WIB, saat itu intensitas hujan sangat tinggi. Rumah korban yang dibangun di tepi aliran air terjun dan pantai roboh dengan tiba tiba akibat diterjang air terjun Ie Dingen ini.

Rumah tersebut roboh setelah penghuni rumah melihat kondisi air sungai air terjun tersebut sangat deras dan mereka dengan segera keluar.

Begitu Fauzan dan anak istri keluar dari rumah, sekejap mata rumah roboh.

Dan seluruh harta benda yang ada di dalam rumah hancur berkeping terseret arus,” ujar Keuchik Darmi.

Kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Sedangkan kerugian yang dialami juga belum bisa ditaksir.

Saat ini korban Fauzan dan keluarga terpaksa mengungsi ke rumah penduduk terdekat.

“Tragedi ini sudah kita laporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB). Sayangnya kondisi hujan belum mereda,” imbuh Keuchik Darmi.

Sejumlah saksi mata mengatakan luapan air dingin seperti hari ini belum pernah terjadi sebelumnya. Besar kemungkinan intensitas hujan lebat terjadi di kawasan pegunungan (hutan).

“Pasca-tragedi itu, korban trauma dan direnda kesedihan. Bayangkan saja, selain membuka kedai kopi kecil-kecilan, ia juga bekerja sebagai tukang becak. Mudah-mudahan ada kepedulian dan perhatian pemerintah,” tutup Keuchik Darmi.

Reporter : Asmar Endi
Editor : Hengky

About Author