Labura, Mediaberantaskriminal.com – Video ribuan ikan mabuk dan sebagian mati di Sungai Aek Pidong, Dusun Beringin Sari, Desa Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas Kabupaten Labuhanbatu Utara (LABURA), Provinsi Sumatera Utara (SUMUT), viral di media sosial pada Minggu, 11/02/24.
Ribuan ikan mabuk dan mati tersebut diduga akibat tercemar air limbah dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Crude Palm Oil (CPO) di sekitar kawasan itu.
Warga berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Labura serta Aparat Penegak Hukum (APH) segera menyelidiki peristiwa itu.
Raja munthe (26), warga Desa Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas, Labura Sumut, yang merekam kondisi di Sungai Aek Pidong, menceritakan, saat itu dirinya diberitahu pemancing ikan (nelayan) warga setempat.
Namun Raja Munthe terkejut melihat ribuan ikan telah mabuk dan sebagian telah mati mengapung di sungai serta air sungai tercium bau busuk menyengat diduga kuat tercemar limbah pabrik kelapa sawit dari hulu sungai.
“Awalnya tadi saya diberiahu teman yang mau memancing ikan. Tetapi saya kecewa melihat kejadiannya, saya langsung membuat video dan membagikan kepada sosmed serta teman-teman. Lokasi tersebut memang salah satu spot mancing yang bagus dan digemari para pemancing ikan warga desa terang bulan,” cerita Raja Munthe.
(Liputan: E.Dasopang)

More Stories
SOROTAN TAJAM: Anggaran Perawatan Kantor Camat Dolok Pardamean Dipertanyakan, Lingkungan Kumuh, Program Ketahanan Pangan Disebut Gagal
Kantor Nagori Tertutup, Proyek Jalan Usaha Tani Rp103,4 Juta Kembali Disorot, DPMN Simalungun: Peralihan Anggaran Diperbolehkan Jika Melalui Musyawarah Desa
Orang Tua dan Komite Sekolah UPTD SD Negeri 2 Pardomuan Hutagaol Peatalun Berhasil Galang Dana untuk Pembelian Drumband, Sebesar Rp 21 Juta