ALAHAN PANJANG, SOLOK – Media Berantas Kriminal | Sudah satu bulan kasus penganiayaan kepala pasar Alahan panjang yang ditangani oleh unit satu sat reskrim polres aro suka yang dipimpin oleh kanit IPTU ADNES, mengatakan melalui pesan singkat whats app saat ini proses hukum masih berjalan dan kini menunggu keterangan dari dokter dari RSUD Aro suka. Dan Insyaallah dalam minggu besok akan kami sampaikan kembali perkembangan nya.
Sedangkan korban yang juga seorang wartawan, di bezuk oleh rekan-rekan media dari sumbar di kediamannya mengatakan saya hanya ingin memberi efek jera kepada pelaku sekaligus untuk memberi contoh bagi generasi yang akan datang supaya jangan suka main hakim sendiri apa bila ada masalah di tenggah- tenggah masyarakat mengingat negara kita adalah negara hukum yang diatur oleh undang undang.
Sementara salah seorang pemuka masyarakat yang berasal dari tempat pelaku, yang tidak mau disebutkan namanya, mendukung tindakan yang diambil oleh korban M.harris melalui jalur hukum,
Untuk itu M.harris menghimbau kepada masyarakat yang sudah sangat resah dengan pelaku, agar tidak berasumsi buruk terhadap kepolisian, karena kasus ini di awasi dan di pantau langsung oleh kapolres aro suka AKBP MUARI S.I.K , kapolda sumbar IRJEN POL SUHARYONO S.I.K dan bupati kab solok H.EPIYARDI ASDA M.mar yang megeluarkan SK Kepala pasar B Alahan panjang M.harris dan anggota pengelola lainnya, sebagai penopang PAD kab solok.
Dan M.harris berharap masalah ini cepat dapat terselesaikan , agar program pasar kedepannya tidak lagi di rong rong oleh Para premanisme,Dan negri alahan panjang menjadi aman nyaman menuju perubahan ke arah yang lebih baik.
Reporter : Tim Biro Kab. Solok
Editor : Her/RED]

More Stories
SOROTAN TAJAM: Anggaran Perawatan Kantor Camat Dolok Pardamean Dipertanyakan, Lingkungan Kumuh, Program Ketahanan Pangan Disebut Gagal
Kantor Nagori Tertutup, Proyek Jalan Usaha Tani Rp103,4 Juta Kembali Disorot, DPMN Simalungun: Peralihan Anggaran Diperbolehkan Jika Melalui Musyawarah Desa
Orang Tua dan Komite Sekolah UPTD SD Negeri 2 Pardomuan Hutagaol Peatalun Berhasil Galang Dana untuk Pembelian Drumband, Sebesar Rp 21 Juta