Jumat , 12-Juni-2026

PLN UP3 Nias Bungkam, Legalitas Resmi Pengangkut BBM PLTD Kepulauan di Nias Selatan Disorot

NIAS SELATAN (mediaberantaskriminal.com) – PT PLN (Persero) UP3 Nias diduga menutup akses konfirmasi terkait legalitas transportir BBM untuk PLTD di kepulauan Nias Selatan. Upaya konfirmasi wartawan selama 10-11 Juni 2026 di Kantor PLN UP3 Nias Jl. Gomo No. 21 hasilnya berujung nihil.

Dua pejabat yang mau dikonfirmasi, Lamris Rajagukguk dan Leonard Tulus M. Panjaitan, tidak berhasil ditemui untuk menjelaskan identitas perusahaan pengangkut BBM dan kelayakan armada yang digunakan.

Fakta di lapangan: Distribusi BBM ke PLTD kepulauan Nias Selatan selama bertahun-tahun hanya menggunakan kapal kayu tradisional KM Entino 1 dan KM Entino 2.

Praktisi hukum menegaskan, pengangkutan Bahan Berbahaya seperti BBM wajib memenuhi UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran dan UU No. 22 Tahun 2001 tentang Migas. Kapal harus bersertifikat tanker dan berizin angkut Migas dari Ditjen ESDM, bukan kapal kayu umum.

Jika terbukti melanggar, sanksi serius yaitu ancaman pidana 4 tahun penjara dan denda Rp40 miliar menanti, sesuai UU Migas, hal ini bisa dijerat pasal berlapis.

Bayang-bayang Tragedi 2020

Publik Nias Selatan trauma dengan insiden 13 April 2020. KM Karya Kasih yang memuat BBM terbakar di Pelabuhan Lama Telukdalam. Tiga kapal kayu hangus, satu ABK tewas. Peristiwa itu jadi bukti risiko kapal kayu angkut BBM di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.

Diumbar narasi “tidak ada kapal tanker” isu ini tidak benar. Faktanya bahwa sejak 2021, kapal tanker standar telah beroperasi mengangkut BBM ke SPBU di Pulau-Pulau Batu. Kapal Tanker/SPOB SJ 27 bahkan aktif sejak Januari 2026.

Tiga Pertanyaan untuk PLN UP3 Nias:

  1. Siapa nama PT resmi yang dikontrak angkut BBM PLTD kepulauan?
  2. Di mana izin angkutan Migas KM Entino 1 & 2 dari Ditjen Migas dan KSOP?
  3. Kenapa pilih kapal kayu saat kapal tanker standar sudah tersedia?

Hingga berita ini naik, PLN UP3 Nias belum memberi keterangan resmi. Publik menuntut transparansi BUMN. Listrik ribuan warga pulau dan keselamatan pelayaran jadi taruhannya.

Reporter: NS
Editor: HR/red

 

About Author