SIMALUNGUN, mediaberantaskriminal.com – Di tengah padatnya agenda seremonial Pemerintah Kabupaten Simalungun yang terus digaungkan sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, kondisi berbeda justru ditemukan di Nagori Dusun Ulu, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun.
Pada Rabu (05/08/2026), Tim SemiMedia mendatangi Kantor Nagori Dusun Ulu. Sekitar pukul 09.00 WIB, kantor desa terlihat kosong tanpa kehadiran perangkat yang memberikan pelayanan kepada masyarakat. Padahal, pada jam tersebut pelayanan administrasi pemerintahan seharusnya telah berjalan sebagaimana mestinya.
Akibatnya, warga yang hendak mengurus surat pindah mengaku harus menunggu karena tidak ada perangkat desa yang bertugas di kantor.
Selain itu, dari hasil pantauan SemiMedia di lokasi, kondisi lingkungan kantor nagori juga tampak kurang terawat. Rumput di sekitar halaman kantor terlihat tinggi dan seolah tidak pernah dipangkas, sehingga menimbulkan kesan kurang optimalnya pengelolaan lingkungan kantor pemerintahan.
Penelusuran SemiMedia juga menemukan persoalan lain terkait Program Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025. Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyertaan modal BUMNag untuk program tersebut mencapai sekitar Rp163 juta dengan kegiatan budidaya ternak lele. Namun, berdasarkan keterangan yang diperoleh di lapangan, program tersebut dinilai tidak menunjukkan hasil yang signifikan.

Saat dikonfirmasi, Gamot Dusun II membenarkan adanya program tersebut. Namun, ia mengaku belum dapat menjelaskan secara rinci perkembangan maupun realisasi program karena baru sekitar dua bulan menjabat.
Sementara itu, sejumlah warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa Pangulu Rawadi sedang berada di luar kota. Warga juga menyebut perangkat desa kerap datang ke kantor di atas pukul 09.00 WIB sehingga pelayanan administrasi dinilai tidak berjalan maksimal.
“Kami sering kesulitan mengurus administrasi karena perangkat belum ada di kantor,” ujar salah seorang warga.
Kondisi tersebut dinilai bertolak belakang dengan semangat peningkatan kualitas pelayanan publik yang selama ini terus disampaikan Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, yang berulang kali menekankan pentingnya aparatur pemerintahan memberikan pelayanan yang cepat, disiplin, dan berpihak kepada masyarakat.

Temuan ini juga menjadi perhatian terhadap fungsi pengawasan Pemerintah Kabupaten Simalungun. Inspektorat Kabupaten Simalungun diharapkan tidak hanya menunggu laporan resmi, tetapi juga proaktif melakukan pembinaan, monitoring, dan evaluasi terhadap disiplin aparatur pemerintahan nagori serta pelaksanaan program yang bersumber dari Dana Desa, termasuk Program Ketahanan Pangan dan penyertaan modal BUMNag.
Sementara itu, Camat Ujung Padang, Manaon Siregar, telah berulang kali dihubungi Tim SemiMedia melalui panggilan telepon guna dimintai tanggapan terkait dugaan buruknya pelayanan di Nagori Dusun Ulu. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan memilih tidak memberikan respons.
Begitu juga dengan Pangulu Rawadi, hingga berita ini dipublikasikan belum berhasil memberikan keterangan terkait kosongnya kantor desa, pelayanan administrasi kepada masyarakat, maupun perkembangan Program Ketahanan Pangan Tahun 2025. SemiMedia tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Reporter: Poltak Simanjuntak
Editor: Her/red

More Stories
MATERIAL PROYEK JALAN PROVINSI DIDUGA ILEGAL, PT PIONEER DISOROT
Sorotan Penyertaan Modal BUMNag Nagori Sirangan Ringan, Usaha Telur Puyuh Rugi, Data Tahun 2022 Diperdebatkan
Diduga Menyimpang dari Juknis Ketahanan Pangan, Pengelolaan Penyertaan Modal BUMNag Nagori Mayang Disorot, Pemerhati Minta Bupati dan Kejaksaan Bertindak