Kamis , 23-April-2026

Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kecamatan Bagan Sinembah Tidak Tepat Sasaran, Masyarakat Minta PUPR Provinsi Riau Verifikasi Ulang

Rokan Hilir – Media Berantas Kriminal | Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) adalah program pemerintah yang memberikan bantuan dana untuk perbaikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas rumah, prasarana, sarana, dan utilitas umum.

Penerima Progaram Bedah rumah bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tidak tepat sasaran, masyarakat Kecamatan Bagan Sinembah, minta PUPR Provinsi Riau Verifikasi ulang.

Warga Jalan Sultan Sarif Kasih RT.OO2/RW OO6 menjelaskan “Anehnya di Pemerintah Rokan Hilir, serta Peraturan Perkim Provinsi Riau tidak tepat sasaran tentang bantuan Layak Huni, mau pun tentang Program PUPR-BSPS.

Bahkan Masyarakat Mengeluh akibat Salah Sasaran, tidak tepat Bantuan tersebut, sesuai UU Permen No.7/PRt/M, Tahun 2018 tentang bantuan Stimulan perumahan Swadaya Bedah rumah (BSPS) “Serta yang layak untuk Menerimah bantuan adalah masyarakat Yang Lemah Ekonomi, dan Rendah Penghasilannya,” ungkap masyarakat keawak media ini.

Selanjutnya salah satu warga yang kurang mampu, tergolong warga miskin mengatakan kepada awak media “Saya sudah lama tinggal jadi Penduduk warga di kecamatan Bagan Sinembah, bahkan boleh dikatakan sudah puluhan tahun, tak pernah dapat bantuan,” ucapnya.

Bahkan keluannya Rumah nya Tidak layak lagi di huni, sudah pada bocor tidak dapat bantuan tersebut.

“Sudah berkali-kali memantau, datang Perangkat pemerintahan Kepenghuluan, dan bahkan sudah di data oleh petugas Fasilitator kabupaten Rokan hilir, namun juga belum ada bantuan dari pemerintah,” ungkap warga.

Bantuan tentang rumah layak huni tak kunjung datang, dan serta Bantuan Stimulan bedah rumah tak ada tanggapan pemerintah,” lanjut warga miskin kepada wartawan.

Selanjutnya, awak media ini melusuri kebenaran bedah Stimulan perumahan Swadaya, di kawasan pemukiman masyarakat dilokasi. “Seharus nya Masih Banyak yang layak menerima Bantuan bedah rumah tersebut, namun bantuan tersebut terlihat tidak tepat sasaran.

Masyarakat yang tinggi Penghasilan, dan bahkan juga Punya kebun sawit dan punya Usaha dagang, “Kok dapat Bantuan tersebut,” mirisnya.

Bahkan temuan awak media ini di lokasi, yang anehnya, tentang bantuan bedah rumah Swadaya sendiri ini tidak tau jelasnya Faktor Belanja Material dari perbelanjaan, karena petugas perbelanjaan material tersebut tidak menunjukkan berapa biaya total yang sudah digunakan untuk Bedah Rumah Swadaya tersebut.

Warga miskin di sini kecewa, karena Bedah Rumahnya tidak tepat sasaran.

Diduga ada penyelewengan biaya perbelanjaan Material dan terkesan menjadi ajang bisnis,” kesal warga. “Perincian belanja materialnya tidak sesuai yang diharapkan,” ungkapnya warga kesal.

Bantuan Stimulan perumahan Swadaya (BSPS) Biaya bantuan bedah Rp 17.500.000, dan upa tukang Rp 2.500.000, pengerjaaan nya diduga menjadi ajang bisnis,” ungkap masyarakat.

Melalui pemberitaan, laporan Masyarakat, “Masyarakat Minta PUPR Provinsi Riau untuk verifikasi ulang pengerjaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tersebut,” harap warga.

Reporter : Jp Simanjuntak
Editor : Her/RED

 

 

 

About Author