Medan, mediaberantaskriminal.com – Aparat gabungan dari Batalyon A Satuan Brimob Polda Sumatera Utara dan menyisir sejumlah titik rawan di Kota Medan, pada Bulan Februari 2026, menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Patroli skala besar itu difokuskan untuk menekan kejahatan jalanan yang kerap muncul pada jam-jam rawan. Sebanyak 45 personel diterjunkan dan dibagi ke dalam tiga rayon, wilayah hukum.
Mereka bergerak secara mobile menyusuri jalan utama, kawasan permukiman, hingga titik keramaian yang tetap hidup sampai dini hari.
Patroli dilakukan secara dialogis. Petugas tak sekadar melintas, tetapi berhenti, menyapa, dan berdialog dengan warga.
Laporan masyarakat yang masuk ditindaklanjuti langsung di lapangan, termasuk gangguan ketertiban yang berpotensi memicu keresahan.
Kehadiran aparat di ruas-ruas jalan yang sebelumnya rawan begal, balap liar, maupun kerumunan tak terkendali, menjadi pesan tegas bahwa ruang publik tak boleh dikuasai rasa takut. Namun pendekatan yang dikedepankan tetap humanis dan persuasif.
Pihak kepolisian menyebut langkah ini sebagai upaya preventif untuk menjaga stabilitas keamanan kota sekaligus membangun kepercayaan publik.
Di tengah dinamika perkotaan yang terus bergerak, patroli rutin dinilai penting agar potensi gangguan tak berkembang menjadi tindak kriminal.
Patroli berakhir tanpa insiden menonjol. Aparat memastikan kegiatan serupa akan digelar secara berkala, terutama pada akhir pekan dan jam-jam rawan, saat mobilitas warga meningkat.
Reporter: Maryono
Editor: Her/red



More Stories
Polemik Pernyataan Ketua DPRD Dairi dari Fraksi Golkar
Wakil Ketua Umum Aliansi Prabowo-Gibran Burhanudin Daulay S.Pd Desak Pemerintah: 188 KK Warga TSM Ujung Batu 5 Belum Terima Hak Lahan Usaha, PT PHI Diduga Kuasai Ilegal Sejak 2001
Satresnarkoba Polres Palas Berhasil Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Amankan 4 Orang dan Barang Buktinya