Bupati Zahir, Temu Ramah & di PB FORMADDASU Bersama Tokoh Masyarakat Melayu

Batu Bara | mediaberantaskriminal.com – Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, M.AP yang juga Ketua Pimpinan Wilayah Majlis Adat Budaya Melayu Indonesia Provinsi Sumatera Utara menghadiri acara temu Silaturahim dengan para tokoh melayu. Yang diadakan di aula gedung Anjungan Melayu, Medan Selayang, Minggu (21/03/2021).

Para acara silahturahim ini ikut hadir para tokoh Melayu yang diantaranya, Prof. Dr. H Ok Saidin, SH, M.Hum sebagai Ketua Pembina Forum Masyarakat Dai dan Daiyah Batu Bara (FORMADDA), anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Hanafi, Dr. H Usman Jakfar (Ketua DPW PKS Sumut), H. Elfi Haris, SH, M.Hum (Ketua Umum HIKABARA), Asroh Kamal Rokan (Anggota Dewan Kehormatan PWI Pusat), H. Mulkan Hamid, Lc, M.Ag (Ketua FORMADDA), Ok. Faizal (Ketua Kadin Batu Bara) dan seluruh tokoh masyarakat Melayu yang tinggal di kota Medan.

Ketua Pembina FORMADDA mengatakan : Adapun berdiri Forum Masyarakat Dai Daiyah Batu Bara (FORMADDA) untuk membentuk orang Batu Bara sebagai Dai dan Daiyah yang berkekompeten. Dan menjalin silahturahmi orang – orang Batu Bara yang bertempat tinggal di Kota Medan guna mempererat tali persaudaraan.

Organisasi ini mengusung kekeluargaan dan pembinaan masyarakat daerah yang khususnya daerah Kabupaten Batu Bara,” ujar Prof. Ok Saidin.

“Terima kasih kepada FORMADDA yang telah menyediakan tempat untuk bersilaturahmi antara Para Tokoh Melayu Kabupaten Batu Bara,” ucap Bupati Batu Bara.

Pentingnya silahturahmi dilakukan untuk mempererat persaudaraan sehingga semakin bersatunya para tokoh Melayu yang ada di Kabupaten Batu Bara. Dan saya sangat bangga kepada orang – orang Melayu Batu Bara yang telah banyak terkenal Di Negara Indonesia.

Para tokoh Melayu Batu Bara yang hebat dan terkenal harus saling mendukung dan menjunjung persatuan. Saya yakin jika para para tokoh Melayu Batu Bara saling mendukung dan menjunjung persatuan, daerah asal kita Batu Bara pasti akan menjadi lebih Baik dan Maju. Sehingga Kabupaten Batu Bara tidak lagi menjadi daerah yang tertinggal,” ungkap Bupati Zahir.

Reporter: Staf07
Editor: Hermanto

21 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *