Pakpak Bharat – Media Berantas Kriminal | Situasi pandemi covid-19 yang melanda negeri tercinta kita ini membuat pemerintah pusat sampai ke daerah harus memberantas virus Corona covid-19.
Tidak terlepas di Pakpak Bharat, merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Sumatera Utara. Pemerintah setempat sangat antusias untuk memutus mata rantai penularan covid-19 yang terkini semakin menggila.
Segala kegiatan untuk mempersempit ruang gerak dari wabah itu telah digelar, baik dari vaksinasi, menjalankan prokes dan lain sebagainya.
Sayangnya, ada satu fasilitas pendukung yang belum terlengkapi demi menunjang program tersebut, yakni Polymerase Chain Reaction (PCR).
Diketahui PCR merupakan metode pemerikasaan SARS Co-2 dengan mendeteksi DNA virus. Uji ini akan didapatkan hasil apakah seseorang positif atau tidak SARS Co-2. Dibanding rapid test, pemerikasaan RT-PCR lebih akurat.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, dr Manuturi Situmorang saat disambangi di ruangannya, Jumat (27/8), membenarkan prasarana tersebut belum ada di tempat fasilitas pusat kesehatan di kabupaten itu.
Sehingga, masih menurut dokter yang masih muda dan energik itu, seluruh hasil tes SWAB yang reaktif di wilayah itu akan dibawa ke RSUD Tarutung, Kabupaten Tapunuli Utara untuk pemeriksaan selanjutnya.
“Kita sudah usulkan untuk penggadaan fasilitas PCR tersebut kepada pemerintah setempat pada anggaran P-APBD tahun ini. Mudah-mudahan dapat direalisasikan,” ujarnya.
Reporter : Alferin padang
Editor : Hengky



More Stories
Sorotan Tajam di SMK Negeri 2 Sibolga: Harapan Renovasi Menguat, Sikap Arogan Oknum Sekolah Dipertanyakan
Bendara BOS Mengundurkan Diri, Kepala Sekolah Terancam Carut: “Apa yang Terjadi di SMA Negeri 1 Lumbang Julu..???
Potret Buram di Balik Dinding Sekolah: Sorotan Tajam Kondisi SMA Negeri 3 Sibolga