Simalungun – Media Berantas Kriminal | Truk bemuatan pupuk disinyalir bermerek Kalimantan Timur dari Kota Medan tujuan Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Kebun Unit Pasir Mandoge disinyalir kerap sekali berhenti di sebuah warung Holat Mbak Inul tepatnya di Nagori Jawa Tongah II Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara.
Pada Hari Selasa (30/08/2022) kemarin, awak media coba untuk menyoroti dan minta keterangan dari pemilik warung terkait aktivitas atau kegiatan para sopir truk yang membawa muatan pupuk singgah atau berhenti di warung.
Diduga sering “kencing” di tengah jalan saat mengantar pupuk bertujuan ke Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Kebun Unit Pasir Mandoge.
Istilah “kencing” di jalan digunakan untuk tindakan mengambil pupuk dari sisa pengantaran atau mencuri pupuk yang hendak didistribusikan ke Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Kebun Unit Pasir Mandoge. Beberapa oknum sopir truk bermuatan pupuk itu diduga melaksanakan perbuatan tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun para pencari berita menyebutkan, di sebuah warung Holat Mbak Inul lokasi “kencing” yang diduga dilakukan para oknum sopir membawa muatan pupuk. Hal ini juga diakui oleh warga yang sering melihat aktivitas para oknum sopir tersebut.
Dengan adanya informasi ini, awak media akan mencoba untuk mengkonfirmasi terkait hal ini ke pihak Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Kebun Unit Pasir Mandoge tentang adanya kegiatan Istilah “kencing” di jalan, “truk pengangkut pupuk berhenti singgah di sebuah warung yang ada di Nagori Jawa Tongah II yang diduga dijadikan tempat transaksi ilegal, disinyalir ada kegiatan jual/beli pupuk disana.
Reporter : Poltak Simanjuntak
Editor : Hr/Red



More Stories
Polemik Pernyataan Ketua DPRD Dairi dari Fraksi Golkar
Wakil Ketua Umum Aliansi Prabowo-Gibran Burhanudin Daulay S.Pd Desak Pemerintah: 188 KK Warga TSM Ujung Batu 5 Belum Terima Hak Lahan Usaha, PT PHI Diduga Kuasai Ilegal Sejak 2001
Sosok yang Humanis dan Dekat dengan Masyarakat, Khususnya Anak-anak, Kapolsek Pantai Labu Pamit, Selanjutnya Mengemban Tugas di Ditressiber Polda Sumut