Medan – Media Berantas Kriminal | Pemilik Gudang Jalinsum Kecamatan Kisaran Timur diduga melakukan praktik oplos Gas subsidi 3 kg menjadi Gas 12 kg. Hal ini diketahui berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat yang resah akan keberadaan gudang tersebut .
SS Inisial yang merupakan warga tersebut merasa khawatir atas keselamatan warga sekitar sama dengan hal yang terjadi beberapa waktu lalu dimedan tepatnya jalan Panglima Denai, dimana toko yang diduga melakukan oplos gas tersebut meledak hingga mengakibatkan 6 pekerjanya terkena luka bakar hingga 80 %.
“Praktik ini sudah lama, setahu saya (ME) sempat diamankan di salah satu polsek di Kisaran namun sampai sekarang belum ada penindakan lagi dari Aparat Penegak Hukum, tiap hari mobil pickup keluar masuk membawa gas subsidi 3kg“.
Dia tidak mengetahui pasti apa aktifitas didalam gudang itu, namun yang jelas gudang tersebut juga sering terlihat mobil membawa tabung gas 12 kg yang tabungnya sudah jelek sekali.
Inisial ME yang diketahui sebagai pemilik dari gudang tersebut saat dikonfirmasi oleh wartawan atas keberadaan usaha tersebut memilih bungkam dan hanya membaca pesan whatsapp.
Terpisah Direktur Reserse Kriminal khusus, Kombespol Teddy Jhon Sahala Marbun saat di informasikan tentang keresahan masyarakat atas keberadaan lokasi tersebut hanya menjawab “terima kasih infonya,“ singkatnya.
Sebelumnya diketahui Satgas Migas telah dibentuk oleh Polda sumut pada pertengahan bulan April lalu namun sampai sekarang praktik oplos gas dan penyelewengan BBM bersubsidi kian menjamur.
Reporter : Pan/Tim
Editor : Red/her



More Stories
Bupati Dairi Sampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025
Pemkab Dairi dan PT. Pupuk Indonesia Dukung Program Swasembada Pangan,Tanam Padi Bersama di Desa Lumban Toruan
Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Raker Komwil I APEKSI di Banda Aceh