Kapolres Langkat Rekomendasi PDTH Personel, “Ini Sebab Anggotanya di Berhentian Tidak Dengan Hormat

Langkat – Media Berantas Kriminal | Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok SH SIK, bersama Kasi Propam Iptu Zulkarnaen, melaksanakan sidang oknum Polisi Bripka Abdul Tamba, Sipropam Polres Langkat, dengan akun Tiktok Abdultamba_007, dalam rangka pembinaan yang menyampaikan keluhannya atas rekomendasi sidang KKEP, berupa PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) di Stabat, Jumat (12/11/2021).

Di kesempatan tersebut, Kapolres Langkat menyampaikan, Bahwasanya sebelum itu, Jumat (05/11/2021) telah dilaksanakan Sidang Komisi Kode Etik Polri, dengan Ketua Komisi Kompol Mhd Arif Batubara,SH SIK, Oleh.Waka Polres Langkat/Kabag Ops Polres Langkat) terkait pelanggaran tidak masuk dinas/tugas di Pembinaan Si Propam lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut tanpa ada pemberitahuan ataupun mendapat izin yang sah dari atasan atau pimpinan dari tanggal 21 Mei
S/d 09 September 2021 (dibuatnya resume pemeriksaan pendahuluan terhitung selama 75 hari kerja berturut-turut).

Terhadap yang bersangkutan dipersangkakan melanggar pasal 14 Ayat 1 huruf(a) PPRI Nomor 1 Tahun 2003 Tentang pemberhentian anggota Polri berupa,anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia diberhentikan tidak dengan hormat dari dinas Kepolisian Negara RI apabila meninggalkan tugas secara tidak sah dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut dan Pasal 11 huruf(e)Perkap Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri.

Data pelanggaran disiplin dan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri(Tindak Pidana) Bripka Abdul Tamba, selama bertugas menjadi anggota Polri tercatat 16 kali melakukan pelanggaran disiplin/kode etik (tindak pidana).

Diantaranya pelanggaran Kode Etik Profesi Polri Tahun 2010, berupa pelanggaran tindak pidana penyekapan dan pemerasan terhadap penyalah gunaan narkoba Intan, Rafiq, serta Deni Syahputra di wilayah hukum Polresta Medan, Putusan sidang disiplin/kode etik profesi Polri Nomor : Skep/26/VI/2011/Propam tanggal 14 Juni 2011.

Kemudian, pelanggaran Kode Etik Profesi Polri Tahun 2009 berupa pelanggaran tindak pidana pemerasan terhadap penyalah gunaan narkoba Arga Parmanto Siagian,meminta uang tebusan Rp 50.000.000,agar dibebaskan dari vonis PN Nomor 2.743/Pid.B/2010/PN-MDN tanggal 18 November 2010 dengan pidana penjara lima bulan.

Selanjutnya Pelanggaran Kode Etik Profesi Polri Tahun 2012 berupa pelanggaran tindak Pidana pemerasan terhadap penyalah gunaan narkoba Erwin,Hendrik Syahputra, Dedi Ari Andi Siregar, meminta uang tebusan Rp 200.000.000, agar dibebaskan dan Vonis PN Medan Nomor 2.743/Pid.B/2010/PN-MDN tanggal 18 November 2010,pidana penjara lima bulan.

Selain dari itu, termasuk pelanggaran disiplin Tahun 2014,2015,2018,2019,2020 dan 2021, dengan hukuman sanksi yang dijatuhkan berupa penempatan tempat khusus selama 21 hari,penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun,teguran tertulis dan penundaan mengikuti pendidikan selama enam bulan.

Adanya laporan pengaduan masyarakat Atas Nama Dharma P Simanjuntak ke Bid Propam Polda Sumut sesuai dengan Laporan Polisi Nomor: LP/95/X/2021/Propam tanggal 27 Oktober 2021 perihal dugaan pembakaran dan pengerusakan usaha internet milik pelapor Dharma P Simanjuntak di Kota Medan yang dilakukan oleh Bripka Abdul Tamba (masih dalam proses penyidikan Bid Propam Polda Sumut)

Bripka Abdul Tamba, telah berulang kali dilakukan pembinaan, namun tidak menunjukkan kesadaran berubah, sehingga dinilai tidak ayak lagi dipertahankan menjadi Anggota Polri.

Pelanggaran Kode Etik Profesi Polri, berupa pelanggaran 30 hari kerja secara berturut-turut dan tanpa adanya pemberitahuan atau izin yang sah dari pimpinan dari tanggal 21/5 -21/9 -2021 Putusan Sidang KKEP Nomor :PUT KKEP/01/XI/2021/KKEP tanggal 05 November 2021 berupa Sanksi Bersifat Rekomendasi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) sebagai Anggota Kepolisian Republik Indonesia.

Tentang motif Bripka Abdul Tamba membuat video Tiktok diduga untuk mendapatkan perhatian publik dan mendiskreditkan Polres Langkat.

Reporter : Udin
Editor : Hengky

85 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *