Tanah Datar, mediaberantaskriminal.com – Jumpa kelompok tani dan penyuluhan dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dihadiri Yeyen dalam informasi melalui pengeras suara dan informasi dari ketua Gapoktan Talang Tangah, Alizar.
Acara yang rencananya akan diadakan pukul 10.00 Wib pagi, akhirnya molor sehingga masyarakat yang mau beraktifitas terkendala atau terlantar “gara-gara pertemuan dalam wacana pembagian atau bantuan untuk anggota dari kelompok tani belum juga terlaksana serta terleasisasi.
Dalam hal ini akhirnya terlaksana sekira pukul pukul 10.48 Wib. Uraian dari Yeyen penyuluh untuk mengambil pupuk di kios dan bantuan perbaikan irigasi dalam proses mudah-mudahan dalam waktu dekat akan dikerjakan tapi kalau seandai butuh gotong royong mohon gotong royong, tapi dana tak diuraikan Yeyen.


Selanjutnya Yeyen dari penyuluh pertanian untuk nagari talang tangah menguraikan ke gunaan jerami jangan di bakar usahakan dipotong potong karena jerami tersebut mengandung unsur daun yang pupuknya bermerek urea.
Pertemuan ini berlangsung di aula kantor wali nagari talang. Anggota kelompok tani sawah nyiur berjumlah 66 anggota lama tambah 5, anggota baru.
Saat di komfirmasi awak media anggota yang lama membayar uang uang anggota Rp 50.000 (lima puluh ribu rupiah) serta bulanan Rp 5000 (lima ribu rupiah) anggota baru yang lima orang akan kita samakan dengan anggota lama. Prosesi pembagian benih berlangsung di aula kantor wali nagari talang tangah.
Reporter : Raimi Ramli
Editor : Her/red

More Stories
Sorotan: Penyertaan Modal BUMNag Sei Merbabu Rp. 163 Juta Dipertanyakan, Unit Usaha Ikan Lele Merugi dan Berujung Tidak Jelas
Tolak Tandatangani Ranji Kaum, Wali Nagari Batu Taba Dilaporkan ke Ombudsman dan Pemerintah Daerah Setempat
Jalan Provinsi Senilai 94 Miliar Jadi Persoalan, UPTD-Gunung Tua dan Kontraktor Beri Keterangan Berbeda