Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat – mediaberantaskriminal.com | Wisata unik dan indah Batu Badindiang, tepatnya di Kecamatan Salimpaung, Kenagarian Tabek Patah Koto Alam sangat ramai di kunjungi para wisatawan luar dan lokal. “Tempat wisata ini menawarkan pemandangan yang indah. Keindahan lahan pertanian yang dikelolah masyarakat sekitar bukit dan gunung Merapi di kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Destinasi Wisata ini menawarkan keindahan bagi mereka yang nyaman dengan pemandangan panorama alam yang Indah. “Keindahan yang memukau dan pengalaman tak terlupakan.

Menurut keterangan salah seorang petani yang bertani di sekitar bukit Batu Badindiang bahwa “Tempat wisata ini pernah dikelola dengan kerja sama masyarakat dan dinas Pariwisata Kabupaten Tanah Datar,” ucap salah seorang petani kepada Wartawan Media Berantas Kriminal di Kabupaten Tanah Datar.

Namun masih sepi dari kunjungan wisatawan. Semenjak lebaran lalu, bukit Batu Badindiang ramai di kunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah kabupaten Tanah Datar. Bukit Batu Badindiang menjadi pilihan wisata baru bagi wisatawan di daerah kabupaten Tanah Datar.

Bukit Batu Badindiang uniknya di sini ialah panorama pemandangan yang indah serta terlihat hamparan lahan pertanian masyarakat. Batu Badindiang di lengkapi dengan fasilitas tempat berfoto, berteduh, dan selehan, walaupun sedang membutuhkan tiolet umum, dan tempat ibadah yang kurang. Hal ini menjadi pekerjaan rumah untuk pemberintahan setempat.
Laporan dari Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat
Reporter : Maizetrimal, SH



More Stories
Ketua Tim Pembina Posyandu Dairi Ny. Lintong Puspita Vikner Sinaga Melantik Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Se-Kabupaten Dairi Periode 2026-2030
Bupati Dairi dan Wakil Bupati Dairi Terima Kunjungan Dr Abdul Roni Angkat S,TP.M,Si, Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan Kementan, Bahas Pengembangan Kopi dan Akses Program Strategis Pusat
Kearifan Lokal Ciptakan Humanisme Relevan, Sambil Nonton Bareng Sepak Bola Piala Dunia Juga Menggelar Turnamen atau Pertandingan Koa (Ceki) di halaman Polsek Limo Kaum