Pakpak Bharat – mediaberantaskriminal.com | Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salak, Manuturi Situmorang akhirnya angkat bicara soal berita yang sebelumnya viral baru-baru ini terkait dengan dugaan pemotongan insentif covid-19 di Ruang Kerjanya, pada Jumat (25/02/2022).
Manuturi mengklarifikasi bahwa dalam pemberitaan yang dilansir pada berantaskriminal.com terdapat kekeliruan karena belum adanya waktu yang dimilikinya untuk melakukan konfirmasi terhadap awak media.
Lanjutnya menegaskan bahwa pihak RSUD tidak pernah melakukan pemotongan apapun terhadap tenaga kesehatan yang bekerja di RSUD Salak.
Manuturi juga menyebutkan permohonan maafnya yang memang belum bisa dikonfirmasi awak media, mengingat beberapa hari belakangan ini banyak kegiatan yang harus diikuti. “Ya, kalau rekan media menganggap saya sulit untuk dikonfirmasi, sebenarnya bukan sulit. Saya mohon maaf sebelumnya, karena memang banyak sekali kegiatan saya belakangan ini,” tandasnya.
Senada dengan Dirut, pihak media berantas kriminal juga menyebutkan permintaan maafnya atas pemberitaan yang belum sempat mendapat konfirmasi dari pihak RSUD Salak. Sehingga kedepannya diharapkan pihak RSUD Salak dan Media Berantas Kriminal semakin berkolaborasi dan bermitra bersama-sama dalam pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat.
Reporter : Alferin Padang
Editor : Alferin Padang

More Stories
Wanita Berhijab, Berprofesi Sebagai Seorang Guru Mencari Keadilan di Polda Sumut, Anaknya Tewas Ditembus Peluru di Mata Kiri
Hendry, Abang dari Sinta yang Merupakan Babysitter, Korban Ledakan Rumah Mewah di Polonia Medan Kehilangan Adik Tercinta Meninggalkan Duka Mendalam
Terima Kunker Reses Komisi X DPR RI, Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Sinergi Pusat – Daerah untuk SDM Unggul