Padangsidimpuan, Media Berantas Kriminal – Hingga Desember 2025, laporan mengenai dugaan korupsi Dana Desa Sabungan Sipabangun tahun 2024 yang melibatkan Bendahara dan Sekretaris Desa telah resmi diadukan ke aparat penegak hukum (APH).
Berikut adalah perkembangan terkini kasus tersebut:
Pelaporan Resmi: Masyarakat telah melaporkan dugaan penyimpangan ini ke Polres Padangsidimpuan pada Jumat, 12 Desember 2025.
Nilai Dugaan Korupsi: Laporan tersebut mencakup indikasi kerugian negara yang signifikan, dengan beberapa sumber menyebutkan angka fantastis hingga ratusan juta bahkan miliaran rupiah terkait laporan fiktif dan penggelapan.
Respon Perangkat Desa: Menanggapi pemberitaan dan tuduhan tersebut, Sekretaris Desa dan Bendahara Desa Sabungan Sipabangun dilaporkan telah mengambil langkah hukum balik dengan melaporkan oknum wartawan/media ke Polres Padangsidimpuan atas dugaan pencemaran nama baik pada 17 Desember 2025.
Tuntutan Masyarakat: Warga dan aktivis mendesak APH untuk segera memeriksa perangkat desa terkait guna memastikan transparansi, mengingat adanya kesan “kebal hukum” yang dirasakan publik karena proses hukum yang dianggap belum berjalan maksimal terhadap para terlapor.
Kasus ini saat ini masih dalam tahap penanganan oleh pihak kepolisian setempat. (Berbagai Sumber)
mitrapolisi.id – Terkait dugaan korupsi capai Rp 700.000.000 lebih Dana Desa di Desa Sabungan Sipabangun pada Tahun 2024 Bendahara dan Sekretaris Desa terkesan kebal hukum.
Dalam dugaan korupsi Bendahara dan Sekretaris Desa Sabungan Sipabangun ini, disinyalir sudah banyak mejadi asumsi dan sorotan masyarakat yang pada akhirnya masyarakat melaporkannya secara resmi ke Polres Padangsidimpuan atas dugaan korupsi tersebut pada Jumat 12 Desember 2025, yang lalu.
Dalam pelaporan dugaan korupsi dana desa tersebut oknum bendahara dan sekretaris Desa Sabungan Sipabangun sudah dilengkapi data data dan rekaman rapat rapat desa yang menyebutkan bahwa adanya temuan sebanyak Rp 700.000.000,- yang mana hal demikian terkait penggunaa dan pengeloaan dana desa disebutkan lansung oleh sekretaris desa dihadapan rapat dengan pemerintah serta perangkat desa.
Kemudian laporan akan terus kami pantau dan meminta Kapolres Kota Padangsidimpuan melakukan proses hukum yang berlaku karena sudah membuat perpecahan ditengah masyarakat Desa Sabungan Sipabangun sebut salah satu warga yang enggan disebutkan namanya pada tim media, pada Selasa (17/12/2025).
Lebih lanjut bukti rekaman yang telah disampaikan kepada Kapolres Padangsidimpuan agar bisa menjadi bukti kuat sesuai dengan pengakuan dalam rekaman tersebut.
Kemudian kami dari masyarakat desa sabungan sipabangun merasa dirugi kan dan siap membantu untuk pengumpulan data data dugaan korupsi bendahara dan sekretaris Desa Sabungan Sipabangun sudah banyak yang tidak sesuai dengan pelaksanaannya seperti dugaan fiktif bangunan posyandu desa, pembangunan fisik dan bantuan BLT,” ungkapnya
Reporter: Hsp
Editor: Her/red



More Stories
Polemik Pernyataan Ketua DPRD Dairi dari Fraksi Golkar
Wakil Ketua Umum Aliansi Prabowo-Gibran Burhanudin Daulay S.Pd Desak Pemerintah: 188 KK Warga TSM Ujung Batu 5 Belum Terima Hak Lahan Usaha, PT PHI Diduga Kuasai Ilegal Sejak 2001
Satresnarkoba Polres Palas Berhasil Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Amankan 4 Orang dan Barang Buktinya