SIMALUNGUN, Media Berantas Kriminal – Punya Dana Desa, Pemerintah Desa di Nagori Buntu Turunan, Kecamatan Hatonduhan, Simalungun, Provinsi Sumatera Utara “tidak berperan bantu daerah untuk tangani jalan desa yang rusak.
Mulai dari simpang titi beton tembus ke Nagori Bosar Nauli, Hatonduhan, Simalungun, “Sudah 20 tahun jalan yang rusak tidak diperbaiki. “Dana desa dipergunakan tak kunjung juga diperbaiki jalan desa yang rusak,” ungkap petani disana kepada Media Berantas Kriminal, Rabu (15/01/2024).

“Pangulu Nagori Buntu Turunan, Roberton Nainggolan mengabaikannya, tutup mata terkait jalan rusak di desa nya.
Petani di Nagori Buntu Turunan sangat kecewa, karena akses pertanian yang sulit dilalui lantaran jalan yang rusak, Petani tanaman palawija adalah jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi kayu, dan ubi jalar. Di Indonesia, padi dan palawija merupakan tanaman yang termasuk ke dalam komoditas tanaman pangan.
“Swasembada pangan menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka. Hal ini bahkan sempat disinggung dalam pidato perdana Prabowo usai pengucapan sumpah sebagai Presiden Republik Indonesia di Gedung MPR/DPR/DPD pada 20 Oktober 2024 yang lalu.

Bagaimana program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka “Swasembada pangan terlaksana, “Kalau jalan akses pertanian di Nagori Buntu Turunan, Kecamatan Hatonduhan, Simalungun, Provinsi Sumatera Utara “Rusak Parah” berlubang bagaikan kumbangan kerbau kalau hujan turun, tentunya progam Presiden Prabowo Subianto tidak didukung oleh Pemerintah Nagori Buntu Turunan,” ucap warga disana yang kesehariannya sebagai petani.
Disinyalir juga, warga disana mengatakan pihak pemerintah Nagori Buntu Turunan dalam pengelolahan dana desa kurang efektif dan diduga dana desa disalahgunakan untuk memperkaya diri,” ucap warga kepada awak media ini.

“Dalam upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa, Inspektorat Simalungun diharapkan untuk segera memanggil Pangulu Nagori Buntu Turunan, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun. Permintaan ini muncul seiring dengan adanya dugaan tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang melibatkan penggunaan dana desa.
Kepada masyarakat, penting untuk tetap aktif dalam memantau dan memberikan masukan terkait penggunaan dana desa. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Nagori Buntu Turunan, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun dapat mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan.
Reporter : Poltak Simanjuntak
Editor : Her/RED



More Stories
Polemik Pernyataan Ketua DPRD Dairi dari Fraksi Golkar
Wakil Ketua Umum Aliansi Prabowo-Gibran Burhanudin Daulay S.Pd Desak Pemerintah: 188 KK Warga TSM Ujung Batu 5 Belum Terima Hak Lahan Usaha, PT PHI Diduga Kuasai Ilegal Sejak 2001
Sosok yang Humanis dan Dekat dengan Masyarakat, Khususnya Anak-anak, Kapolsek Pantai Labu Pamit, Selanjutnya Mengemban Tugas di Ditressiber Polda Sumut