Minggu , 26-April-2026

Panguluh Nagori Purba Ganda Diduga Tidak Becus Mengelolah Dana Desa

SIMALUNGUN, Media Berantas Kriminal – Pembangunan parit jalan di Dusun II, Nagori Purba Ganda, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, tidak menggunakan plang proyek dan diduga asal jadi, karena campuran semennya sangat minim.

Terkait tidak adanya plang proyek, Sugiman Panguluh Nagori Purba Ganda, mengatakan plang proyek ada, “Mungkin sudah jatuh, hilang entah kemana,” jawabnya kepada Media Berantas Kriminal.

Ditempat terpisah, awak media ini menjumpai warga yang mengeluh, lantaran pembangunan parit jalan di Dusun II, Nagori Purba Ganda diduga dikerjakan asal jadi.

Selain pengerjaan yang diduga asal jadi, warga mengeluh lantaran lokasi pengorekan parit jalan tersebut terkena diatas tanah milik warga alias menyerobot tapal batas tanah milik warga,” ucap warga yang ditemui awak media ini.

Setelah dikonfirmasi terkait lokasi pengorekan parit jalan tersebut terkena diatas tanah milik warga, Sugiman Panguluh Nagori Purba Ganda, menjelaskan “permasalah itu sudah selesai, dan mana mungkinlah permasalahan itu belum selesai, tidak berani lah kami mengorek tanah milik warga dan kita lihat sendiri pengerjaan pembangunan parit itu sudah dilaksanakan, tanah nya sudah di korek untuk parit jalan,” jawab Sugiman kepada wartawan.

Warga mengatakan “pembangunan dinding parit itu menggunakan material pondasi batu kali, dengan campuran semen diduga kurang kuat, sehingga dimungkinkan nantinya akan tutupi pelesteran semen.

“Kepala desa atau Panguluh Nagori yang tidak mampu mengelola dana desa dengan baik, diminta agar Camat Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun mengawasi secara ketat penggunaan dana desa dan melaporkan kepala desa yang tidak becus mengelola dana desa untuk segera dievaluasi.

Maka dari itu warga yang enggan ditulis namanya, “agar pengerjaanya diusut tuntas oleh intansi terkait baik pihak Kejaksaan Simalungun dan Polisi, juga Inspektorat Kabupaten Simalungun, karena disinyalir ada indikasi korupsi, apalagi plang proyek tidak dicantumkan.

Ditempat terpisah disalah warung, awak media ini konfirmasi kepada Sugiman selaku Panguluh Nagori Purba Ganda, terkait pengerjaan parit.

Hasil wawancara, awak media ini kepada Sugiman selaku Pangulu (Kepala Desa) Nagori Purba Ganda terkait pembangunan parit jalan di Dusun II, Kamis (29/05/2024) yang lalu, Sugiman “Berbicara dengan wartawan terkesan arogan dan bernada keras, menyebut wartawan terkesan selalu meminta-meminta uang, dengan cara bicaranya Pangulu Nagori Purba Ganda ini terkesan sering bagi-bagi uang kepada wartawan.

Bertujuan konfirmasi terkait keterbukaan public pembangunan parit jalan di desanya, hasilnya wawancaranya kearahnya entah kemana-mana, “Yang ditanya lain, dan yang dijawab lain.

“Keterbukaan informasi alokasi dana desa kepada masyarakat di Nagori Purba Ganda, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun belum bisa terlaksana dengan baik, dalam proses pembuatan sebuah keputusan dalam alokasi dana yang dibuat secara tertulis tersedia untuk warga yang membutuhkan, dengan setiap keputusan yang diambil sudah memenuhi standar etika dan nilai-nilai yang berlaku dan sesuai dengan prinsip-prinsip administrasi yang benar.

Dimensi transparansi harus berjalan dengan baik seperti kerjasama yang terjalin sudah dan semua masyarakat serta aparatur pemerintah sudah bekerja untuk saling mendukung, bukan permasalahan yang terjadi.

Secara umum Penerapan asas Keterbukaan informasi publik dalam pengelolan dana desa merupakan aspek penting dalam mencapai good governance dan merupakan salah satu proses evaluasi yang dilakukan mulai dari tahap perencanaan sampai dengan laporan pertanggungjawaban.

“Agar semua kegiatan dapat diinformasikan kepada masyarakat sehingga terjadi pemberitaan yang membuat masyarakat berpandang positif.

Reporter : Poltak Simanjuntak
Editor : Her/RED

About Author