Medan – Media Berantas Kriminal | Pedagang Pasar Pusat Pasar Medan minta PUD Pasar Kota Medan secara langsung menangani pengutipan kontribusi maintenance (perawatan) agar penanganannya lebh jelas dan terarah untuk perbaikan Pasar tertua di Kota Medan ini.
Hal itu dikatakan pedagang Lantai I Pasar Pusat Pasar Medan Ahui pedagang ikan teri pada wartawan di Pusat Pasar Medan, Sabtu (2/7/2022) sehubungan adanya mandat pihak ketiga yang diberikan PUD Pasar Kota Medan dalam melakukan kutipan maintenance kepada pedagang Lantai I dan II Pusat Pasar Medan.
“Kami pada prinsipnya tidak keberatan dan mendukung adanya pengutipan kontribusi maintenance tetapi semuanya harus jelas dan transparan sehingga pedagang tidak merasa diakali,” kata pedagang ikan teri yang sudah menekuni usahanya belasan tahun di Lantai I Pusat Pasar Medan.
Artinya, jelasnya lagi, pengutipan kontribusi maintennance tidak dilakukan terpisah tetapi secara kolektif disatukan dengan pembayaran kontribusi lainnya seperti kebersihan, sampah, kontribusi tempat berjualan, listrik dan jaga malam.
Tentang pembayaran kontribusi maintenancae itu, secara bulanan dan melalui bank seperti yang dilakukan selama ini sehingga tidak ada pengutipan secara manual dari pintu ke pintu karena sangat mengganggu aktifitas pedagang saat melakukan transaksi jual-beli kepada konsumen.
“Kalau PUD Pasar Medan secara langsung menangani maintenance kami pedagang sangat setuju dan mengharapkan perbaikan dan perawatan dilakukan tepat sasaran. Apalagi Walikota Medan Bobby Nasution saat ini dengan programnya sistem elektronik dan mengurangi peredaran kutipan secara manual di lapangan,” imbuh pedagang itu berharap.
Hal yang sama juga dikatakan Ibu Siregar pedagang pakaian di Lantai II Pusat Pasar Medan. Pedagang itu menyebutkan, PUD Pasar Medan selaku perpanjangan tangan Pemko Medan, seharusnya memberikan kelonggaran apalagi dalam situasi melemahnya daya beli masyarakat konsumen.
Pengutipan kontribusi yang sudah ada saja, tambahnya lagi, pedagang sudah kewalahan untuk membayarnya, bahkan, sebagian pedagang sudah ada yang menutup usahanya karena lemahnya daya beli apalagi kalau hujan turun walau sebentar Pasar ini akan tergenang air karena saluran air tidak berfungsi .
PUD Pasar sebagai mitra pedagang seharusnya bersikap bijaksana dan memahami kondisi ini apalagi kosumen juga terganggu dengan situasi genangan air, imbuhnya.
(MA /Red)



More Stories
BOMBASTIS! Rokok Ilegal “Titan” Menggurita Bertahun-tahun di Dairi, Pelaku Tantang Media & Hukum: “Laporkan Saja!”
Dua Warga Samarinda Ditangkap di Bandara Silangit Lantaran Kedapatan Membawa Narkoba Jenis Sabu Seberat 2.045 Gram
Dalam Sepekan, Polres Binjai Menciduk 6 Pengedar Narkoba