Palas – Media Berantas Kriminal | Plt. Bupati Padang Lawas drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu, C.Ht, MM, M.Si, MH menerima kunjungan Tim Pelaksana Survey Kualitas Sinyal (simpling survey) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI), di Ruang Kerja Plt. Bupati Padang Lawas Sibuhuan, Selasa(30/05/2023).
Menurut, Ketua Tim Survey Kominfo RI Penyusun Bahan Kebijakan Tarif dan Interkoneksi Level 3, Imam Nur Ramadani, simpling survey tersebut dilakukan untuk mendata dengan terjun langsung ke Wilayah-wilayah yang terkendala layanan komunikasinya.
Sulit sinyal/sinyal timbul – tenggelam dan sinyal kosong (Blank Spot) menurutnya merupakan kategori terkendala layanan komunikasi.
Dilanjutnya, Wilayah-wilayah tersebut semestinya dilayani pihak Provider, namun dengan berbagai pertimbangan pihak Provider tidak dapat menyediakan layanan Internet.
Tambahnya, hasil pendataan nantinya akan dibahas oleh para pemangku kebijakan di Kemenkominfo RI melalui Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik. Dari data tersebut akan ditentukan, apakah nantinya hanya diperlukan optimalisasi jaringan, harus dibangun Base Transceiver Station, atau Backbone Fiber Optik Palapa Ring.
Hasil tersebut akan dimasukkan dalam Program Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.
Diungkap Ilham, Padang Lawas masuk sebagai salah satu Kabupaten/kota prioritas Kemenkominfo RI dalam percepatan akses Internet.
Diakuinya Kabupaten Padang Lawas melalui Diskominfonya termasuk kabupaten yang pro aktif menyampaikan data dukung yang akurat dan aktif berkoordinasi dengan
Kemenkominfo RI.
Ia berharap, koordinasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas dapat terus berlanjut, sehingga Kabupaten Padang Lawas khususnya dan Indonesia umumnya akan merdeka Broadband, pungkasnya.
Sementara itu, Plt. Bupati menyambut baik program BAKTI Kemekominfo RI yang menyasar dan menjadikan Kabupaten Padang Lawas sebagai Daerah prioritas.
Dengan turunnya Tim Survey Kemenkominfo RI, Plt. Bupati berharap permasalahan akses sinyal dapat teratasi secepatnya.
“Mudah mudahan, Pemerataan pembangunan infrastruktur Telekomunikasi dengan membangun akses Internet dapat di wujudkan segera. Sehingga pemerataan akses internet dapat menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Padang Lawas,” ujarnya
Dijelaskan Plt. Bupati, terdapat 6 desa yang diusulkan dalam Program BAKTI Kominfo RI, yakni Desa Parapat Kecamatan Ulu Sosa, Desa Hulim, Desa Hutabaru Siundol, Desa Binanga tolu, Desa Aek Bargot dan Desa Binanga Tolu (Kecamatan Sosopan).
“Alhamdulillah.. di tahun 2022 yang lalu Desa Hulim Kecamatan Sosopan telah dimendapat jatah Program BAKTI Kemenkominfo Non 3 T. Tinggal Lima desa inilah nanti yang akan disurvey,” ungkapnya.
Menurut Plt. Bupati, dari segi Topografi ditambah jumlah penduduk yang sedikit, 5 Desa tersebut, pembangunan BTS oleh Pihak Provider swasta akan sulit terwujud.
“Secara hitungan ekonomi, Provider swasta mungkin sulit membangun BTS disana. Oleh karena itu Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Lawas dari tahun 2022 lalu aktif berkoordinasi dengan Kemenkominfo RI untuk mengatasi Problem Jaringan Internet.
“Kita berharap, turunnya survey ini secepatnya, berarti Negara telah hadir, dalam hal ini Kemenkominfo RI, mudah-mudahan dapat mewujudkan harapan masyarakat, dimana seluruh wilayah Padang Lawas akan terkoneksi secara jaringan menuju merdeka sinyal untuk mendorong bangkitnya perekonomian, pendidikan dan lain sebagainya,” tutup Plt. Bupati.
Reporter : Rasyid
Editor : Hengky


More Stories
Tradisi Penyambutan Bintara Remaja Tahun 2026, Wakapolres Pimpin Apel di Halaman Mapolres Padang Lawas
Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Guru Tri Wulansari di Muaro Jambi Tertibkan Potong Rambut Siswa yang di Cat Pirang
11 Polda Resmi Miliki Ditres PPA-PPO, Polda Sumut Resmi Jadi Salah Satunya, Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto Hadiri Launching Nasional