Senin , 20-April-2026

Romo dalam Pidato Amanat: Kemajuan Melayu Harus Diimbangi Pelestarian Adat dan Jati Diri

Batu Bara, Media Berantas Kriminal – Romo dalam pidato amanatnya menegaskan pentingnya menjaga serta melestarikan adat istiadat Melayu agar tetap lestari dan relevan seiring perkembangan zaman, tanpa mengorbankan nilai-nilai luhur yang diwariskan leluhur.

Ia menekankan bahwa kemajuan tidak boleh memutus akar budaya. Falsafah hidup Melayu, “adat bersendikan syarak, syarak bersendikan Kitabullah,” disebut sebagai pondasi utama yang harus dijaga oleh generasi Melayu kini dan mendatang.

Menurutnya, masyarakat Melayu memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan adat dan resam tidak terkikis arus modernisasi, sehingga identitas dan marwah Melayu tidak hilang ditelan zaman.

Romo juga menyatakan komitmen penuh untuk mendukung kebangkitan dan keberlangsungan adat Melayu, agar selaras dengan nilai-nilai kebangsaan dan kokoh dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Lebih lanjut, ia memberikan pesan tegas kepada tokoh adat dan pihak yang diberi gelar kehormatan khususnya gelar Datuk, agar tidak menyalahgunakan jabatan maupun gelar demi kepentingan pribadi.

Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan gelar adat untuk menjual aset budaya atau merambah tanah kedatukan, karena hal tersebut merupakan pengkhianatan terhadap amanah adat dan leluhur.

Romo bahkan menyampaikan peringatan keras bahwa pelanggaran terhadap amanah adat akan membawa konsekuensi moral dan sosial yang berat bagi pelakunya.

Pidato tersebut mendapat perhatian serius sebagai pengingat pentingnya integritas, tanggung jawab, dan kesetiaan terhadap nilai-nilai adat Melayu dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

#AdatMelayu #AdatBersendikanSyarak #MarwahMelayu #PelestarianBudaya #MelayuBangkit #NKRIHargaMati #KearifanLokal #AmanahAdat

Reporter: Mirdayani
Editor: Her/red

 

About Author