Rumah Tempat Penyimpanan Tabung Gas LPG Terbakar, 5 Orang Tewas Terpanggang

Reporter: Edison/Anna
Media Berantas Kriminal

 

MEDIABERANTASKRIMINAL.COM, PEMATANG SIANTAR | Terbakarnya rumah tempat penyimpanan tabung gas LPG dijalan Penyabungan Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat disinyalir peristiwa itu dikarenakan meledaknya tabung gas dari dalam rumah tersebut.

Menurut keterangan saksi mata, awal dari kebakaran, diakibatkan meledaknya nya tabung gas elpiji didalam rumah, api langsung membesar didalam bagian tengah rumah, sipemilik rumah sempat keluar menyelamatkan satu unit mobil pick up, selanjut nya masuk kembali kedalam rumah, walaupun sipemilik rumah sudah dilarang warga masuk kedalam rumah yang sedang dalam keadaan api semakin membesar, akan tetapi beliau tetap berlari masuk kedalam rumah untuk menyelamatkan menantu
dan cucu cunya yang terjebak didalam rumah, namun naas beliau terperangkap api yang semakin membesar lalu terbakar.

Sementara istri dari pemilik rumah menjerit dilantai dua rumah, warga kewalahan untuk memberi pertolongan dikarenakan api sudah membumbung tinggi diakibatkan adanya puluhan tabung gas yang berisi gas dan bahan bahan plastik yang mengakibatkan api semakin membesar dan meninggi.

Dua unit mobil dan satu uni sepeda motor ludes terbakar,sekitar sepuluh menit pemadam kebakaran tiba dilokasi 8 (delapat)unit mobil pemadam kebakaran 6 (enam) unit dari Pemko siantar 2 (dua) unit dari PT STTC tiba dilokasi untuk memadamkan kebakaran.

Sekira pukul 23.40 Wib, api dapat dipadamkan,dan sekitar jam 23.50 Wib team identipikasi Polresta siantar tiba beserta BPBD dan melakukan pencarian penghuni rumah dipimpin langsung oleh Kapolsek Siantar Barat Iptu ESRON SIAHAAN.

Dalam pencarian ditemukan 5 (lima) orang penghuni rumah sudah dalam keadaan meninggal dunia dalam keadaan seluruh tubuh nya terbakar.

Sekira pukul 00.24, kelima (5) jebazah tersebut dievakuasi dari dalam rumah tersebut dan selanjutnya dibawa ke kamar jenazah RSUD Djasamen Saragih kota siantar untuk dilakukan visum, akan tetapi pihak dari keluarga korban melarang agar tidak diakukan nya autopsi dengan membuat surat pernyataan terlampir.

Adapun nama nama kelima (5) korban tersebut:

1. AMIMUDDIN alias Ameng (lk) 67 thn Agama budha.
2. YANTI (Pr) 39.thn Agama budha.
3. CLARISSA Kie (Pr) 15 status pelajar.
4. KENRICK Kie.(lk) 12 thn status pelajar.
5. KENJIRO Kie (lk) 6 thn status Pelajar SD.

Semua korban jiwa warga Jln. Penyabungan.Kel.Timbang Galung Kec.Siantar Barat. Sipemilik rumah bernama Hendra Kie alias ameng (lk) 35 thn.warga Jln Penyabungan Kel Timbang Galung Kec Siantar barat pada saat kejadian tidak berada dirumah tersebut.

Dan serelah diketahui Hendra alias ameng adalah Suami dari korban jiwa Yanti,Anak dari pada korban jiwa AMIMUDDIN..dan adapun ketiga dari korban jiwa lainnya adalah anak kandung dari Hendra alias ameng sendiri ,sipemilik rumah tersebut.

Kini kelima (5) mayat korban dari kebakaran tersebut sudah langsung dikebumikan keluarganya dipekuburan sosial jln H ulakma sinaga kel asuhan.

Saat kapolsek siantar barat ditanya wartawan melalui kasubbag humas polresta siantar iptu Rusdi dalam hal kejadian dan hal mengenai kerugian material korban kebakaran tersebut. Beliau membenarkan hal teresebut,dan mengenai kerugian ditafsir hampir 1,5 milyar ucapnya dan mengakhiri. (Harianja/Anna)

13 views


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *