Siswa/i di Kota Padangsidimpuan Masuk PTN Jalur SNMPTN 2021 Berkurang, Akibat Pengurangan Kuota

Padangsidimpuan | mediaberantaskriminal.com – Berkurangnya jumlah siswa/i tamatan SMA/SMK/MA Kota Padangsidimpuan yang masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau jalur undangan tahun 2021, tak lepas dari pengurangan kuota yang diberlakukan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT. Demikian disampaikan Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Padangsidimpuan, Drs. Kardan kepada kepada awak media ini, Kamis (25/03/2021).

“Dikatakannya bahwa Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) telah mengumumkan jumlah kuota siswa persekolah yang bisa mendaftar SNMPTN 2021 termasuk akreditasi sekolah tersebut. Menurutnya kalau dulu atau saat SNMPTN 2020, semua siswa akan dimasukkan ke data LTMPT. Pada tahun 2021, perguruan tinggi negeri akan menerima mahasiswa baru melalui SNMPTN dengan kuota minimum 20 persen.

Mengutip dari pengumuman LTMPT,Kardan memberi contoh, misalnya jika ada siswa di sebuah SMA dengan akreditasi A ada 100 siswa kalau dulunya semuanya akan dimasukkan.

Namun tahun ini kalau ada 100 siswa dengan akreditasi A maka SMA tersebut hanya memasukkan ke data LTMPT hanya 40 siswa karena 40 persen,” katanya.

Seperti yang pernah di umumkan LTMPT, bahwa Sekolah akreditasi A maksimal bisa mendaftarkan 40% siswanya, akreditasi B maksimal mendaftarkan 25% siswanya dan akreditasi C dan lainnya maksimal bisa mendaftarkan 5% siswanya.

Data yang berhasil dihimpun, hingga berita ini di kirimkan bahwa beberapa Sekolah di Kota Padangsidimpuan sudah mengetahui jumlah siswanya yang masuk PTN jalur seleksi SNMPTN baik di Pulau Sumatera ataupun di Pulau Jawa. SMAN 1 sebanyak 33 orang, SMAN 2 sebanyak 19 orang, SMAN 3 sebanyak 16 orang, SMAN 5 sebanyak 25 orang dan MAN 2 sebanyak 28 orang. Beberapa sekolah yang lain belum memberikan data siswa yang masuk SNMPTN karena beberapa siswa belum melaporkannya.

Data dari SMN 1 terlihat bahwa siswa tersebut masuk ke IPB, USU, Univ. Brawijaya, Univ. Diponegoro, Univ. Andalas, UNAND Padang, UNIMED, ISI Padang dan Univ. Malikussaleh. Hal yang sama juga di SMAN 2 siswanya juga masuk ke IPB, USU, Univ Veteran Yogyakarta, UNAND Padang, UNIMED dan UNRI.

Kepala Sekolah SMAN 1 P.Sidimpuan Dra. Nursyahwiyah Hutauruk,M.Pd melalui Wakil kepala bidang Kurikulum, Maimunah Rangkuti mengatakan bahwa jumlah ini secara persentase meningkat meski secara jumlah orannya berkurang. Kebijakan LTMPT tentang pengurangan Kuota dari total daya tampung pada setiap program studi membuat kesempatan peserta calon mahasiswa yang ingin masuk lewat jalur SNMPTN lebih ketat persaingannya,” papar Maimunah.

Reporter: Parlaungan Hasibuan
Editor: Hermanto

84 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *