Karawang | mediaberantaskriminal.com – Sebagai bentuk respon atas laporan masyarakat mengenai ceceran minyak mentah yang muncul di beberapa titik di perairan dan pesisir Karawang, Ketua Umum Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Provinsi Jawa Barat meminta tanggungjawab Anak Perusahaan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), Area tersebut berdekatan dengan fasilitas operasi milik PHE ONWJ.

“PHE ONWJ harus bertanggung jawab seiring masih adanya limbah atau ceceran minyak mentah yang muncul di beberapa titik di perairan dan pesisir Karawang yang belum bersih, ini juga memungkinkan sampai sekarang, NELAYAN JARING (Ikan dan Rajungan) susah cari ikan dan rajungan di pinggir laut,” ujar Muslim Hafidz Ketua Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Provinsi Jawa Barat.
Lebih lanjut mengatakan “Ini juga menunjukkan PHE ONWJ belum sempurna dalam penanganan limbah yang merugikan Nelayan ini, alih-alih bicara kompensasi yang tak kunjung selesai sampai sekarang, ditambah persoalan mata pencaharian yang susah sampai sekarang karena efek tumpahan minyak.
Diakhir pembicaraan dengan Ketua Umum SNNU Jawa Barat menyampaikan “Saya minta Ibu Nicke Widyawati Direktur Utama PT PERTAMINA dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok Komisaris PT PERTAMINA untuk memanggil anak perusahaan Pertamina PT PHE ONWJ terkait kelalaian dalam penanganan kebocoran limbah yang berimplikasi pada kerugian nelayan,” tegasnya.
Reporter: R.Octav.P.Hrj
Editor: Hermanto



More Stories
Dinas Kominfo Toba Gelar Pembinaan Penyusunan Metadata fokus Pada Kuantitas dan Kualitas
Penutupan MTQ ke-4 Tingkat Kecamatan Sosa Timur Berlangsung Meriah
Divisi Humas Polri Berikan Dua Penghargaan ke Humas Polda Sumut, Sebagai Bentuk Apresiasi atas Kinerja Kolektif Jajaran Humas Polda Sumut